
Bola.net - Petenis nomor tiga dunia, Andy Murray, terpaksa mengundurkan diri dari turnamen ATP World Tour Finals pada Selasa karena gagal memulihkan diri dari cedera pangkal paha.
Murray sudah diberitahu kalau ia membutuhkan sepuluh hari untuk memulihkan diri setelah dililit cedera pada latihan pekan lalu, dan meskipun ia mengacuhkan saran tersebut dan bermain melawan David Ferrer pada pertandingan pembuka di O2 Arena, ia sekarang harus memutuskan untuk mundur dari turnamen ini hanya 24 jam sebelum ia menghadapi Tomas Berdych.
Murray, yang akan digantikan oleh petenis Serbia Janko Tipsarevic, mengetahui kalau dirinya sedang bermasalah saat menderita kekalahan dari David Ferrer pada Minggu (20/11). Ia berkata: "Itu adalah salah satu dari beberapa hal, di mana kamu mengharapkan yang lebih baik, tetapi kenyataannya itu tidak terjadi."
"Saya masih merasa sakit saat bangun di pagi hari. Saya mencoba menemukan alsan mengapa saya harus bermain.Tetapi tidak ada satu pun yang benar-benar positif dari keluar dan bermain, sebab pada Minggu saya tidak bahagia di lapangan. Saya tidak menikmatinya sama sekali."
"Ini adalah salah satu turnamen terbaik tahun ini, salah satu yang saya pikir bahwa saya dan semua pemain berharap dapat bermain di sini."
"Saya tidak bisa memberikan yang mendekati (permainan) terbaik saya. Maka, itu adalah hal yang mengecewakan. Itu mungkin akan lebih merugikan jika saya tetap bermain dari pada tidak (bermain). Murray mencoba meyakinkan dirinya sendiri, bahwa meneruskan bermain dengan masalah yang didapatinya saat latihan, terbukti merupakan sesuatu yang beresiko."
Ia mengakui kalau perhatian utamanya sekarang adalah menghindari cedera pangkal paha yang lebih lama, sebelum ia kembali ke Amerika untuk memulai pengondisian di luar musim. Selanjutnya, Murray akan bermain di Australian Open pada Januari.
"Saya sudah diberitahu harus beristirahat total selama sepekan sampai sepuluh hari. Saya tidak memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri," tuturnya.
"Setiap hari saya memukul ke atas dan ke bawah di tengah lapangan, tanpa bergerak. Saya melakukan gerakan serve untuk mengujinya, dan saya harus berhenti saat saya sedang melakukannya."
"Kemudian pada Minggu, saya bermain beberapa poin dengan Tipsarevic dan saya tidak merasa bagus. Saya menghentikan latihan lebih awal. Saya kecewa karena saya tahu di kepalaku, bahwa saya tidak siap untuk bermain, dan tidak benar untuk tetap bermain."
"Saya tidak pernah ingin mengundurkan diri dari turnamen, khususnya dengan ukuran seperti ini. Namun ini adalah keputusan yang saya buat, sebab saya kemungkinan hanya akan lebih banyak menyakiti diri sendiri."
"Ini mungkin terlihat seperti sesuatu yang sangat lama, tapi Australian Open tinggal enam, tujuh pekan lagi. Saya dapat menggagalkan semua persiapan saya untuk itu, untuk mengawali tahun. Masa tanpa kompetisi begitu penting untuk saya, dan selama beberapa tahun terakhir saya melakukannya untuk (berada dalam) bentuk (terbaik)."
"Itu adalah salah satu dari beberapa waktu, ketika Anda dapat melakukan latihan yang sebenarnya," tandasnya (ant/mac)
Murray sudah diberitahu kalau ia membutuhkan sepuluh hari untuk memulihkan diri setelah dililit cedera pada latihan pekan lalu, dan meskipun ia mengacuhkan saran tersebut dan bermain melawan David Ferrer pada pertandingan pembuka di O2 Arena, ia sekarang harus memutuskan untuk mundur dari turnamen ini hanya 24 jam sebelum ia menghadapi Tomas Berdych.
Murray, yang akan digantikan oleh petenis Serbia Janko Tipsarevic, mengetahui kalau dirinya sedang bermasalah saat menderita kekalahan dari David Ferrer pada Minggu (20/11). Ia berkata: "Itu adalah salah satu dari beberapa hal, di mana kamu mengharapkan yang lebih baik, tetapi kenyataannya itu tidak terjadi."
"Saya masih merasa sakit saat bangun di pagi hari. Saya mencoba menemukan alsan mengapa saya harus bermain.Tetapi tidak ada satu pun yang benar-benar positif dari keluar dan bermain, sebab pada Minggu saya tidak bahagia di lapangan. Saya tidak menikmatinya sama sekali."
"Ini adalah salah satu turnamen terbaik tahun ini, salah satu yang saya pikir bahwa saya dan semua pemain berharap dapat bermain di sini."
"Saya tidak bisa memberikan yang mendekati (permainan) terbaik saya. Maka, itu adalah hal yang mengecewakan. Itu mungkin akan lebih merugikan jika saya tetap bermain dari pada tidak (bermain). Murray mencoba meyakinkan dirinya sendiri, bahwa meneruskan bermain dengan masalah yang didapatinya saat latihan, terbukti merupakan sesuatu yang beresiko."
Ia mengakui kalau perhatian utamanya sekarang adalah menghindari cedera pangkal paha yang lebih lama, sebelum ia kembali ke Amerika untuk memulai pengondisian di luar musim. Selanjutnya, Murray akan bermain di Australian Open pada Januari.
"Saya sudah diberitahu harus beristirahat total selama sepekan sampai sepuluh hari. Saya tidak memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri," tuturnya.
"Setiap hari saya memukul ke atas dan ke bawah di tengah lapangan, tanpa bergerak. Saya melakukan gerakan serve untuk mengujinya, dan saya harus berhenti saat saya sedang melakukannya."
"Kemudian pada Minggu, saya bermain beberapa poin dengan Tipsarevic dan saya tidak merasa bagus. Saya menghentikan latihan lebih awal. Saya kecewa karena saya tahu di kepalaku, bahwa saya tidak siap untuk bermain, dan tidak benar untuk tetap bermain."
"Saya tidak pernah ingin mengundurkan diri dari turnamen, khususnya dengan ukuran seperti ini. Namun ini adalah keputusan yang saya buat, sebab saya kemungkinan hanya akan lebih banyak menyakiti diri sendiri."
"Ini mungkin terlihat seperti sesuatu yang sangat lama, tapi Australian Open tinggal enam, tujuh pekan lagi. Saya dapat menggagalkan semua persiapan saya untuk itu, untuk mengawali tahun. Masa tanpa kompetisi begitu penting untuk saya, dan selama beberapa tahun terakhir saya melakukannya untuk (berada dalam) bentuk (terbaik)."
"Itu adalah salah satu dari beberapa waktu, ketika Anda dapat melakukan latihan yang sebenarnya," tandasnya (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
-
tenis 9 Januari 2026 11:43Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
-
tenis 16 Desember 2025 09:40Jadwal Lengkap Pertandingan Tenis SEA Games 2025, 10-19 Desember 2025
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
-
Liputan6 9 Juni 2026 11:52Buku 'Presiden Solusi' Kupas Pola Pikir dan Kepemimpinan Prabowo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8122304/original/099892800_1780973298-Bakom_Buku.jpg)
