Sharapova Jadi Pembawa Bendera Rusia di Olimpiade
11-07-2012 10:03
Maria Sharapova © AFP
Bola.net - Maria Sharapova akan menjadi wanita Rusia pertama yang menjadi pembawa bendera pada upacara pembukaan Olimpiade London.
Hal tersebut seperti yang dikonfirmasi oleh ketua Komite Olimpiade Rusia (ROC) Alexander Zhukov, Selasa (10/7).
"Kami sudah mencapai kesepakatan bahwa Sharapova akan membawa bendera Rusia pada pembukaan Olimpiade," kata Zhukov kepada pers.
"Saya pikir ini pilihan yang logis. Bulan lalu dia memenangi Prancis Terbuka untuk melengkapi karir Grand Slam dia."
Sharapova menjuarai Prancis Terbuka dengan kemenangan 6-3, 6-2 atas petenis Italia Sara Errani untuk melengkapi gelar Grand Slam, dia memenangi empat turnamen besar dalam cabang olahraga tersebut.
"Saya senang saat saya menerima pesan pendek dari ketua federasi tenis kami Shamil Tarpishchev, dengan sebuah tawaran untuk membawa bendera negara saya," kata Sharapova seperti dikutip.
"Saya tidak percaya ini benar dan tentu saja saya senang menerima tawaran tersebut."
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev keduanya memberi ucapan selamat kepada petenis yang tinggal di Florida itu setelah keberhasilannya di Prancis Terbuka.
Sharapova, yang dikenal dengan nama pendeknya "Masha", populer di Rusia meskipun dia tinggal di Amerika Serikat dan jarang pulang ke negaranya.
Kesetiaan Sharapova pada negaranya juga jelas, turut berkompetisi di Piala Fed dan selalu mengenakan kalung salib Gereja Ortodoks Rusia saat dia bermain. (afp/lex)
Hal tersebut seperti yang dikonfirmasi oleh ketua Komite Olimpiade Rusia (ROC) Alexander Zhukov, Selasa (10/7).
"Kami sudah mencapai kesepakatan bahwa Sharapova akan membawa bendera Rusia pada pembukaan Olimpiade," kata Zhukov kepada pers.
"Saya pikir ini pilihan yang logis. Bulan lalu dia memenangi Prancis Terbuka untuk melengkapi karir Grand Slam dia."
Sharapova menjuarai Prancis Terbuka dengan kemenangan 6-3, 6-2 atas petenis Italia Sara Errani untuk melengkapi gelar Grand Slam, dia memenangi empat turnamen besar dalam cabang olahraga tersebut.
"Saya senang saat saya menerima pesan pendek dari ketua federasi tenis kami Shamil Tarpishchev, dengan sebuah tawaran untuk membawa bendera negara saya," kata Sharapova seperti dikutip.
"Saya tidak percaya ini benar dan tentu saja saya senang menerima tawaran tersebut."
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev keduanya memberi ucapan selamat kepada petenis yang tinggal di Florida itu setelah keberhasilannya di Prancis Terbuka.
Sharapova, yang dikenal dengan nama pendeknya "Masha", populer di Rusia meskipun dia tinggal di Amerika Serikat dan jarang pulang ke negaranya.
Kesetiaan Sharapova pada negaranya juga jelas, turut berkompetisi di Piala Fed dan selalu mengenakan kalung salib Gereja Ortodoks Rusia saat dia bermain. (afp/lex)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- Akibat ditusuk, penelitian dosen UGM terganggu
- Penemu teori partikel Tuhan itu anti-Zionis
- Nyali penegak hukum 'ciut' tuntaskan kasus John Kei
- Antrean truk di Merak masih mengular 6 km
- Yusril ingin luruskan kasus korupsi Alquran
- Mengenal Tuhan lewat puasa bicara ala Meher Baba
- Hari ini adalah hari puasa bicara sejagat
- Bandung segera miliki monumen pesawat CN-235
- Pesona putri Monaco Charlene
- Bangunan megah warisan dunia



