
Bola.net - Penanggung jawab Timnas Indonesia, Bernhard Limbong, membenarkan jika pelatih asal Bulgaria, Ivan Venkov Kolev, menjadi bidikan untuk menangani Garuda Senior.
Menurut Limbong, nama Kolev mencuat lantaran mundurnya Rahmad Darmawan dari posisi pelatih Timnas U-23.
"Semula, kami menginginkan Rahmad Darmawan yang menangani Timnas senior untuk menggantikan Wim Rijsbergen. Namun, karena Rahmad mundur, kami harus segera menyiapkan penggantinya," terangnya kepada Bola.net.
Kolev bukanlah sosok baru bagi insan sepak bola Tanah Air. Dirinya pernah menangani Indonesia di Piala Asia 2004 dan 2007. Kolev menjadi pelatih asing ke-13 yang pernah membesut Indonesia sejak PSSI didirikan pada 1930.
Pelatih kelahiran Sofia, Bulgaria, 14 Juli 1957, pertama kali menangani Indonesia pada 2002. Ketika itu, dirinya menggantikan Benny Dollo yang melatih Indonesia sejak 2000/2002. Bendol diganti karena gagal memberikan prestasi bagi Indonesia di Pra-Piala Dunia 2002.
"Namun, itu belum final, masih perlu pembahasan serius dengan para pengurus PSSI," lanjutnya.
Mencuatnya nama Kolev, seakan menegaskan kabar jika Wim benar akan didepak dari posisinya seusai Pra-Piala Dunia 2014. Pasalnya, sepanjang penyisihan Grup E, Wim belum mampu memberikan hasil menggembirakan.
Lima pertandingan yang sudah dijalani Bambang Pamungkas dan kawan-kawan, selalu menelan kekalahan. Kini, tim Merah Putih masih memilik sisa satu pertandingan penyisihan di Grup E melawan Bahrain, 29 Februari 2012.
"Wim memang akan diganti setelah lawan Bahrain. Tapi sekali lagi, Kolev baru sebagai kandidat. PSSI belum memberikan keputusan atau menempuh langkah apapun untuk mendatangkannya," pungkasnya. [initial]
[polling]609[/polling] (esa/end)
Menurut Limbong, nama Kolev mencuat lantaran mundurnya Rahmad Darmawan dari posisi pelatih Timnas U-23.
"Semula, kami menginginkan Rahmad Darmawan yang menangani Timnas senior untuk menggantikan Wim Rijsbergen. Namun, karena Rahmad mundur, kami harus segera menyiapkan penggantinya," terangnya kepada Bola.net.
Kolev bukanlah sosok baru bagi insan sepak bola Tanah Air. Dirinya pernah menangani Indonesia di Piala Asia 2004 dan 2007. Kolev menjadi pelatih asing ke-13 yang pernah membesut Indonesia sejak PSSI didirikan pada 1930.
Pelatih kelahiran Sofia, Bulgaria, 14 Juli 1957, pertama kali menangani Indonesia pada 2002. Ketika itu, dirinya menggantikan Benny Dollo yang melatih Indonesia sejak 2000/2002. Bendol diganti karena gagal memberikan prestasi bagi Indonesia di Pra-Piala Dunia 2002.
"Namun, itu belum final, masih perlu pembahasan serius dengan para pengurus PSSI," lanjutnya.
Mencuatnya nama Kolev, seakan menegaskan kabar jika Wim benar akan didepak dari posisinya seusai Pra-Piala Dunia 2014. Pasalnya, sepanjang penyisihan Grup E, Wim belum mampu memberikan hasil menggembirakan.
Lima pertandingan yang sudah dijalani Bambang Pamungkas dan kawan-kawan, selalu menelan kekalahan. Kini, tim Merah Putih masih memilik sisa satu pertandingan penyisihan di Grup E melawan Bahrain, 29 Februari 2012.
"Wim memang akan diganti setelah lawan Bahrain. Tapi sekali lagi, Kolev baru sebagai kandidat. PSSI belum memberikan keputusan atau menempuh langkah apapun untuk mendatangkannya," pungkasnya. [initial]
[polling]609[/polling] (esa/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Mei 2026 14:11Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 20 Mei 2026 21:55Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Mei 2026 13:47
IHSG Tergelincir 3,67%, Tinggalkan Posisi 6.100
-
Liputan6 21 Mei 2026 13:21Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Purbaya ke Istana, Bahas Apa?
-
Liputan6 21 Mei 2026 13:15IHSG Anjlok Usai Badan Ekspor Dibentuk, Purbaya Beri Penjelasan
-
Liputan6 21 Mei 2026 13:14KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
-
Liputan6 21 Mei 2026 12:4716 Begal Diciduk Beruntun di Jakarta, Diduga Terhubung Satu Jaringan
-
Liputan6 21 Mei 2026 12:40Cerita Pigai Dilaporkan 33 LSM Sampai PBB Turun Tangan
MOST VIEWED
Calvin Verdonk dan Lille Lolos Liga Champions Musim 2026/2027, Unggul dari Lyon!
Tidak Pantau Pemain 28-36 Tahun, John Herdman Tegaskan Timnas Indonesia Akan Lebih Banyak Andalkan Generasi Muda
John Herdman Blak-blakan, Pantau 6 Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia: Butuh Lebih Banyak Pesepak Bola di Liga Top Dunia
Jadwal Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129438/original/034681000_1739288405-BI_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6484358/original/030209800_1779343577-1000324698.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5315879/original/077966800_1755175028-20250814-Asep_Guntur-HEL_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6285049/original/096488500_1779159869-WhatsApp_Image_2026-05-19_at_09.47.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4986586/original/047554200_1730363834-20241031-Natalius_Pigai-MER_3.jpg)
