
Bola.net - Kemenangan dengan skor tipis 1-0 yang diraih timnas Indonesia U-19 saat melawan Arema Cronus U-21 tak membuat Indra Sjafri kecewa. Menurutnya, fokus tim pelatih bukan pada hasil namun mereka hanya membentuk kerangka tim untuk menghadapi Piala Asia U-19.
Pada laga terakhir, Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19- mengalahkan Arema Cronous U-21 dengan skor 1-0, Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (7/7). Sebiji gol tersebut, dicetak Muhammad Hargianto pada menit ke-57.
"Kami menyambut baik apapun hasil uji coba selama Tur Nusantara. Sebab, target kami adalah di bulan Oktober. Semua itu dituangkan dalam satu bentuk periode persiapan dari U-19 menghadapi Piala Asia U-19, di Myanmar. Kami membagi menjadi tiga tahapan," terang Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.
"Untuk tahap satu, kami dulu selama dua bulan penuh menjalani latihan fisik tanpa disertai uji coba, di mana kami hanya membentuk, dan meningkatkan kapasitas fisik mereka. Karena ini, menjadi dasar persiapan selanjutnya. Kemudian, kami lakukan tahap kedua, mereka sudah belajar dari yang pertama. Di situ, kami teruskan untuk membentuk kerangka tim untuk kami bawa ke Myanmar nanti," tuturnya.
Tahap ketiga, ditambahkan Indra, yaitu melakoni uji coba yang dilakukan di Indonesia ataupun luar negeri. Indra menjelaskan, banyaknya pertandingan di Indonesia yang dijalani Timnas U-19 bukanlah masalah. Sebab, sangat bermanfaat bagi para pemain.
"Bentuk latihan yang sudah kami persiapkan selama latihan, kami praktekkan di uji coba. Saat menjalani Tur Nusantara, para pemain belajar dengan lawan, tipikal, gaya main, dan motivasi yang berbeda. Kami tata itu, dan kami hadapi itu, termasuk dengan Arema," imbuh Indra.
Selanjutnya, Garuda Jaya akan menghadapi Persis Solo dalam lanjutan Tur Nusantara tahap kedua di Stadion Manahan, Solo, Jumat (11/7). (esa/dzi)
Pada laga terakhir, Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19- mengalahkan Arema Cronous U-21 dengan skor 1-0, Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (7/7). Sebiji gol tersebut, dicetak Muhammad Hargianto pada menit ke-57.
"Kami menyambut baik apapun hasil uji coba selama Tur Nusantara. Sebab, target kami adalah di bulan Oktober. Semua itu dituangkan dalam satu bentuk periode persiapan dari U-19 menghadapi Piala Asia U-19, di Myanmar. Kami membagi menjadi tiga tahapan," terang Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.
"Untuk tahap satu, kami dulu selama dua bulan penuh menjalani latihan fisik tanpa disertai uji coba, di mana kami hanya membentuk, dan meningkatkan kapasitas fisik mereka. Karena ini, menjadi dasar persiapan selanjutnya. Kemudian, kami lakukan tahap kedua, mereka sudah belajar dari yang pertama. Di situ, kami teruskan untuk membentuk kerangka tim untuk kami bawa ke Myanmar nanti," tuturnya.
Tahap ketiga, ditambahkan Indra, yaitu melakoni uji coba yang dilakukan di Indonesia ataupun luar negeri. Indra menjelaskan, banyaknya pertandingan di Indonesia yang dijalani Timnas U-19 bukanlah masalah. Sebab, sangat bermanfaat bagi para pemain.
"Bentuk latihan yang sudah kami persiapkan selama latihan, kami praktekkan di uji coba. Saat menjalani Tur Nusantara, para pemain belajar dengan lawan, tipikal, gaya main, dan motivasi yang berbeda. Kami tata itu, dan kami hadapi itu, termasuk dengan Arema," imbuh Indra.
Selanjutnya, Garuda Jaya akan menghadapi Persis Solo dalam lanjutan Tur Nusantara tahap kedua di Stadion Manahan, Solo, Jumat (11/7). (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juni 2026 14:29Thomas Tuchel Punya Resep Unik untuk Inggris: Jangan Ganggu Musiknya
-
Piala Dunia 23 Juni 2026 13:30Declan Rice Bongkar Sosok Harry Kane yang Sebenarnya
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
-
tim nasional 17 Juni 2026 06:01Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair
SOROT
-
Liputan6 23 Juni 2026 15:31Prabowo: Kalau Belajar Politik Harus dari Nahdlatul Ulama
-
Liputan6 23 Juni 2026 15:05Revisi UU Polri Resmi Berlaku, Perkap Segera Disesuaikan
-
Liputan6 23 Juni 2026 14:48Menkes Heran, Semakin Banyak Orang Antivaksin
-
Liputan6 23 Juni 2026 14:47Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua
-
Liputan6 23 Juni 2026 14:43Tak Hanya Anggaran, Menkes Ungkap Tantangan Lain Program Vaksinasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8333164/original/023758600_1782203500-Prabss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3281497/original/094550300_1603955124-037192400_1552637059-098603900_1476093234-Oknum_Polisi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330636/original/093960800_1782200636-Prabowo_Desa.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330842/original/020162700_1782200909-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_14.24.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8144207/original/009352100_1780996945-55322489703_f4223effd4_c.jpg)
