Prestasi Tertinggi Indonesia dan Australia di Piala Asia

03-03-2010 15:00
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia

Bola.net - Dengan Indonesia pertama kali mengikuti turnamen Piala Asia sejak tahun 1996 dan Australia sejak tahun 2007, maka pastinya kedua tim bertetangga ini sudah menorehkan hasil tersendiri di kompetisi sepak bola terbesar di kawasan Asia ini.

Keduanya memang belum berhasil mendapatkan gelar, tapi coba kita lihat prestasi tertinggi Indonesia dan Australia di ajang Piala Asia.

Indonesia
Prestasi terbaik Indonesia di ajang Piala Asia terjadi pada tahun 2007 yaitu mendapatkan 3 poin dari hasil 1 kali menang dan 2 kali kalah. Sebenarnya raihan poin ini sama dengan tahun 2004 tetapi selisih gol Indonesia lebih baik pada tahun 2007. Pada tahun 2007 Indonesia mencetak 3 gol dan kemasukan 4, sedangkan pada tahun 2004 memasukkan 3 gol dan kemasukan 9 gol.

Indonesia saat itu masih dilatih oleh Ivan Kolev. Pada ajang yang berlangsung dari tanggal 7-29 Juli 2007 itu Indonesia berada di grup D bersama Arab Saudi, Korea Selatan dan Bahrain.

Pada pertandingan pertama yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Jakarta itu, Indonesia menang 2-1 atas Bahrain. Lewat gol dari Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas pada menit ke 14 dan 64. Sementara Bahrain hanya membalas lewat Sayed Mahmood Jalal di menit ke 27.

Kegemilangan di partai pertama gagal dilanjutkan Indonesia ketika melawan Arab Saudi. Indonesia kalah 1-2 gara-gara gol dari Al-Qahtani pada menit ke 12 dan Al-Harthi pada menit ke 90. Indonesia sempat menyamakan kedudukan pada menit ke 17 lewat Elie Aiboy, namun akhirnya gagal menambah gol lagi.

Di partai penentuan lawan Korea Selatan, Indonesia kembali harus menelan pil pahit setelah kalah 0-1 akibat gol Kim Jung-Woo di menit ke 34. Dengan hanya mengumpulkan 3 poin, Indonesia harus puas duduk di peringkat tiga klasemen di bawah Korea Selatan yang mengumpulkan 4 poin.

Australia
Karena baru berpartisipasi pada tahun 2007, maka otomatis prestasi tertinggi mereka juga dicapai di tahun ini pula. Australia saat itu berhasil lolos sampai ke perempat final sebelum akhirnya kalah atas Jepang lewat drama adu penalti.

Saat itu Australia masih dilatih oleh Graham Arnold. Mereka berlaga ke Piala Asia dengan membawa semua pemain terbaik termasuk 15 pemain dari tim Piala Dunia. Australia berada di Grup A bersama Thailand, Oman dan Irak.

Dalam pertandingan pertama, Australia hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan Oman yang berperingkat terendah. Australia bermain buruk saat itu, dengan Oman mendominasi di sebagian besar pertandingan setelah Al-Badar Maimani mencetak gol di menit ke-32. Tapi akhirnya mereka diselamatkan oleh Tim Cahill yang mencetak gol pada menit ke 92 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua .

Australia kalah 1-3 di pertandingan kedua lawan Irak. Ditambah lagi dijatuhkannya kartu merah untuk Lucas Neill pada menit ke 90 setelah mendapat dua kartu kuning. Mark Viduka mencetak satu-satunya gol bagi Australia pada menit ke 47 untuk menyamakan kedudukan sebelum Irak mencetak dua gol lagi untuk mendapatkan kemenangan.

Dalam pertandingan ketiga babak grup, Australia mengalahkan Thailand 4-0 dengan Mark Viduka mencetak dua gol, serta masing-masing 1 gol dari Michael Beauchamp dan Harry Kewell. Kemenangan meyakinkan ini membawa Australia lolos ke perempat final.

Setelah bermain imbang 1-1 dengan Jepang dalam babak perpanjangan waktu, Australia terlempar keluar dari turnamen setelah kalah dalam adu penalti. Dua tendangan penalti pertama oleh Harry Kewell dan Lucas Neill sama-sama tidak berhasil dan akhirnya Australia takluk dengan skor 4-3 untuk mengakhiri kiprah perdana mereka di turnamen paling bergengsi di sepak bola Asia. (bola/cax)

Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.


Komentar Pembaca (6 komentar)
junaidi, lumajang
18:49 07 Desember 2010
kami harap indonesia menjadi juara AFF SUZUKI CUP 2010
poelien, banjarnegara
02:08 22 Mei 2010
cari pemain yang muda-muda yang masih punya semangat yang tinggi donk,,jangan yang itu-itu j,,toh masih banyak di daerah2 yg bagus,,di kota saya juga bayak pemain yg bagus.!!!!!!!
agust, wonosobo
21:46 25 April 2010
ganti donk pemain timnas,dgn yg muda2 masa itu2 mulu yang msk timnas,padahal msh banyak pemain yang lebih bagus?!!!
hamidi, jakarta
19:31 25 Maret 2010
saya sbagai warga INDONESIA saya sangat prihatin atas prestasi timnas

Menurut saya prestasi timnas menurun di karenakan kurang nya semangat bertanding & kurang di dukung oleh pemerintah nya..........................??????????????
Ndangpoerna, jaksel
16:10 18 Maret 2010
klo mmng alasan tnga & phisik trs okelah tp pelatih jg pgang peran pntng lho biar smngt juang dmi Indonesia ada pd stiap pmain , cri pltih yg pas cari pmain yg pas jg tinggi rata2 , 1,80 m dgn mntal yg tnggh masa pnddk 200 jt ga bisa bikin 2 team hebaat bwa nama harum negara kita indonesia , kaaaapaaaan yaaaa ?



Lihat Berita Tim Nasional

- - -