PSSI Jangan Paksakan Timnas

PSSI Jangan Paksakan Timnas
PSSI
- Pengamat olahraga nasional Edi Elison menegaskan bahwa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak boleh memaksakan tim nasional tampil di Asian Games XVI Guangzhou pada 12-27 November 2010 meski mampu membiayai sendiri.

"Kami berharap Ketua Umum KONI/KOI, Rita Subowo dengan tegas menyatakan cabang sepak bola tidak bisa tampil di Asian Games XVI meski dapat membiayai sendiri timnya," ujar Edi Elison di Jakarta, Kamis.

Pernyataan itu, belum muncul dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)/Komite Olimpiade Indonesia (KOI) kendati di Asian Games XVI kontingen Indonesia hanya menurunkan 24 cabang olahraga.

Menurut dia, tanpa ketegasan dari KONI/KOI dikhawatirkan tiba-tiba timnas Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan akan tampil di multievent empat tahunan Asia itu.

Edi melanjutkan, tampil di Asian Games adalah untuk membawa nama harum bangsa dan negara di percaturan olahraga Asia. Namun, semua itu ada aturannya sendiri yang sudah ditanamkan oleh Olympic Committe Asia (OCA).

Menurutnya, tanpa menggunakan biaya dari pemerintah dan KONI/KOI ke Asian Games XVI memang bagus. Akan tetapi, karena tidak sesuai dengan aturan OCA, tidak diperbolehkan.

Kekhawatiran Edi dilandasi dengan PSSI yang memiliki dana cukup, lantas mengirim timnas menuju Asian Games XVI ke Guangzhou, November mendatang, tanpa bantuan dari manapun juga.

Dia menegaskan bahwa timnas sepak bola tidak terpilih masuk kontingen Indonesia menuju Guangzhou karena prestasinya belum memenuhi harapan. Saat tampil di SEA Games XXV tahun 2009 dikalahkan tim tuan rumah, Laos.

"Kejadian seperti itu sangat memprihatinkan. Dan, yang lebih parah lagi tim Garuda Emas dikalahkan Timnas Timor Leste beberapa pekan lalu," ujarnya.

Kondisi seperti itu, kata dia, seharusnya membuka mata pengurus PSSI dalam memajukan prestasi pemain sepak bola nasional.

"Jika melawan Timnas Laos dan Timor Leste saja kalah, bagaimana menghadapi lawan berat, seperti Korsel, Jepang, dan China, saat tampil di Asian Games XVI?"

Atas pertimbangan minimnya prestasi, akhirnya pemuka olahraga nasional seperti KONI/KOI serta Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) tidak mencantumkan timnas sepak bola menuju Asian Games XVI di Guangzhou, November mendatang. (ant/fjr)

Berita Terkait