
Bola.net - Rencana PSSI versi KPSI untuk membentuk Tim Nasional Indonesia tandingan, mendapat kecaman dari anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Bob Hippy.
Menurut Bob, bila ingin membentuk Timnas, harus melalui PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin, karena FIFA dan AFC masih mengakui kepemimpinan Djohar sebagai ketum PSSI yang legal.
"Semua pemain dan pelatihannya harus dari PSSI, harus lewat PSSI," tegas Bob seperti yang dilansir dari Mediasepakbola.com.
"Karena PSSI pimpinan Pak Djohar-lah yang diakui oleh FIFA dan AFC," tambah Bob yang juga Koordinator Tim Nasional.
Ditambahkan Bob, jika Ketua Umum PSSI-KPSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti ingin membentuk Timnas diakui, maka harus ada di bawah kendali PSSI. Kalau tidak, tentu saja Timnas pimpinan La Nyalla, tidak akan bisa ikut berkompetisi di even internasional.
"Pemain-pemainnya dikasih dulu ke PSSI. Dan mereka bermain di bawah kompetisi resmi PSSI pimpinan pak Djohar," jelas Bob.
"Jika mereka mau buat segala macam soal Timnas, mereka tidak akan bisa bermain di kompetisi internasional. Mereka pasti akan terganjal, karena PSSI pimpinan pak Djohar adalah yang sah," pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, setelah terpilih menjadi Ketum PSSI di Kongres Luar Biasa yang digelar oleh Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), La Nyalla melakukan manuver dengan berencana untuk membentuk Timnas baru, dan yang akan menjadi pelatihnya adalah, mantan pelatih Timnas Alfred Riedl dan Rahmad Darmawan.
"Kami akan bentuk Timnas," ujar La Nyalla.
"Timnas akan kami siapkan terus, jika sewaktu-waktu PSSI tidak siap bisa memakai Timnas kami. Tapi dengan satu catatan, yang mengatur adalah kami sendiri," tambahnya.
"Riedl dan RD sudah pasti akan menangani Timnas Senior dan Timnas U-23 yang akan kami bentuk. Nanti Pak Rahim Soekasah (Waketum) yang akan menangani semua kesiapan timnas," tutupnya. (meds/end)
Menurut Bob, bila ingin membentuk Timnas, harus melalui PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin, karena FIFA dan AFC masih mengakui kepemimpinan Djohar sebagai ketum PSSI yang legal.
"Semua pemain dan pelatihannya harus dari PSSI, harus lewat PSSI," tegas Bob seperti yang dilansir dari Mediasepakbola.com.
"Karena PSSI pimpinan Pak Djohar-lah yang diakui oleh FIFA dan AFC," tambah Bob yang juga Koordinator Tim Nasional.
Ditambahkan Bob, jika Ketua Umum PSSI-KPSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti ingin membentuk Timnas diakui, maka harus ada di bawah kendali PSSI. Kalau tidak, tentu saja Timnas pimpinan La Nyalla, tidak akan bisa ikut berkompetisi di even internasional.
"Pemain-pemainnya dikasih dulu ke PSSI. Dan mereka bermain di bawah kompetisi resmi PSSI pimpinan pak Djohar," jelas Bob.
"Jika mereka mau buat segala macam soal Timnas, mereka tidak akan bisa bermain di kompetisi internasional. Mereka pasti akan terganjal, karena PSSI pimpinan pak Djohar adalah yang sah," pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, setelah terpilih menjadi Ketum PSSI di Kongres Luar Biasa yang digelar oleh Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), La Nyalla melakukan manuver dengan berencana untuk membentuk Timnas baru, dan yang akan menjadi pelatihnya adalah, mantan pelatih Timnas Alfred Riedl dan Rahmad Darmawan.
"Kami akan bentuk Timnas," ujar La Nyalla.
"Timnas akan kami siapkan terus, jika sewaktu-waktu PSSI tidak siap bisa memakai Timnas kami. Tapi dengan satu catatan, yang mengatur adalah kami sendiri," tambahnya.
"Riedl dan RD sudah pasti akan menangani Timnas Senior dan Timnas U-23 yang akan kami bentuk. Nanti Pak Rahim Soekasah (Waketum) yang akan menangani semua kesiapan timnas," tutupnya. (meds/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Juni 2026 18:08Klasemen Pembalap Moto2 2026
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Juni 2026 17:14Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)

