
Bola.net - Pemain Indonesia yang kini merumput di kompetisi Divisi II Liga Belgia bersama RCS Vise, Syamsir Alam, mengaku siap mati demi bisa membela Timnas Indonesia.
Meski begitu, dirinya memberikan catatan khusus, yakni harus mendapatkan izin penuh dari klub yang menaunginya.
Bahkan, striker kelahiran Balingka, Agam, Sumatera Barat, 6 Juli 1992 tersebut mengungkapkan, dia sempat masuk dalam rencana Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk membentuk Timnas.
"Awalnya, saat mengetahui dipanggil untuk memperkuat Timnas, saya sangat senang dan tidak percaya. Sebab, itu adalah cita-cita para pesepakbola. Namun, sebagai pesepakbola profesional, saya harus realistis dengan menghormati player status and transfer. Sebab, di situ diatur hak dan kewajiban klub terhadap pemain serta peran di Timnas," terangnya kepada Bola.net usai menghadiri peluncuran kostum sejumlah negara, di antaranya Brasil, Prancis dan Belanda yang digelar Nike Football di Jakarta, Jumat (25/5).
"Saya tidak berpikir jauh soal konflik dan gonjang-ganjing yang terjadi di sepakbola nasional. Namun, sepengetahuan saya, klub memiliki hak penuh atas pemain yang dikontrak. Karena itu, akan bijaksana jika pemain mematuhinya," tegas pemain yang pernah menimba ilmu di beberapa klub Belanda, seperti Heerenveen dan Vitesse Arnhem tersebut.
Menurutnya, jika klub memberikan izin untuk membela Timnas, tidak hanya tenaga, namun nyawa pun siap dipersembahkan. Itu menunjukkan, semangat dan loyalitas yang dimiliki. Terlebih, lanjutnya, tidak boleh menghitung untung dan rugi saat memakai kostum dengan Garuda tersemat di dada.
"Tidak ada cerita untuk Timnas. Pokoknya, saya pun rela mati untuk meraih martabat bangsa," tegasnya.
Sementara itu, terkait masa depannya di klub yang dimiliki Bakrie Grup tersebut, Syamsir optimis masih terjalin kerjasama yang baik. Pasalnya, ia bertekad membawa klub milik Adika Nuraga Bakrie tersebut promosi ke Divisi I pada musim mendatang.
Selain Syamsir, terdapat pula pesepakbola Indonesia lainnya di klub tersebut, yaitu Yericho Chistiantoko, Alfin Ismail Tusalamony, dan Yandi Munawar. Keempatnya kini tengah berada di Tanah Air untuk menikmati liburan akhir kompetisi sejak tiba pada hari Rabu (16/5) lalu. (esa/gia)
Meski begitu, dirinya memberikan catatan khusus, yakni harus mendapatkan izin penuh dari klub yang menaunginya.
Bahkan, striker kelahiran Balingka, Agam, Sumatera Barat, 6 Juli 1992 tersebut mengungkapkan, dia sempat masuk dalam rencana Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk membentuk Timnas.
"Awalnya, saat mengetahui dipanggil untuk memperkuat Timnas, saya sangat senang dan tidak percaya. Sebab, itu adalah cita-cita para pesepakbola. Namun, sebagai pesepakbola profesional, saya harus realistis dengan menghormati player status and transfer. Sebab, di situ diatur hak dan kewajiban klub terhadap pemain serta peran di Timnas," terangnya kepada Bola.net usai menghadiri peluncuran kostum sejumlah negara, di antaranya Brasil, Prancis dan Belanda yang digelar Nike Football di Jakarta, Jumat (25/5).
"Saya tidak berpikir jauh soal konflik dan gonjang-ganjing yang terjadi di sepakbola nasional. Namun, sepengetahuan saya, klub memiliki hak penuh atas pemain yang dikontrak. Karena itu, akan bijaksana jika pemain mematuhinya," tegas pemain yang pernah menimba ilmu di beberapa klub Belanda, seperti Heerenveen dan Vitesse Arnhem tersebut.
Menurutnya, jika klub memberikan izin untuk membela Timnas, tidak hanya tenaga, namun nyawa pun siap dipersembahkan. Itu menunjukkan, semangat dan loyalitas yang dimiliki. Terlebih, lanjutnya, tidak boleh menghitung untung dan rugi saat memakai kostum dengan Garuda tersemat di dada.
"Tidak ada cerita untuk Timnas. Pokoknya, saya pun rela mati untuk meraih martabat bangsa," tegasnya.
Sementara itu, terkait masa depannya di klub yang dimiliki Bakrie Grup tersebut, Syamsir optimis masih terjalin kerjasama yang baik. Pasalnya, ia bertekad membawa klub milik Adika Nuraga Bakrie tersebut promosi ke Divisi I pada musim mendatang.
Selain Syamsir, terdapat pula pesepakbola Indonesia lainnya di klub tersebut, yaitu Yericho Chistiantoko, Alfin Ismail Tusalamony, dan Yandi Munawar. Keempatnya kini tengah berada di Tanah Air untuk menikmati liburan akhir kompetisi sejak tiba pada hari Rabu (16/5) lalu. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 16:22Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 15:16Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 15:14Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 16:45Lionel Messi Bisa Bermain, tapi Argentina Tetap Ekstra Hati-Hati
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 16:22Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 9 Juni 2026 16:22Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
-
tim nasional 9 Juni 2026 15:16Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
-
tim nasional 9 Juni 2026 15:14Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:24Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:22IHSG Hari Ini Ditutup Melompat ke 5.746
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:16Polisi Kejar Aset Hanania Group untuk Kembalikan Kerugian Korban
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:02
Chatib Basri Temui Prabowo di Istana
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:52IHSG Terbang 7% dan Rupiah Sentuh 18.000 terhadap Dolar AS
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:34Korban Penipuan Umrah Hanania Group Tembus 687 Orang
MOST VIEWED
Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
Lawan Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026: Australia, Malaysia atau Thailand?
4 Mantan Anak Asuh di Timnas Indonesia yang Berpotensi Ikut Shin Tae-yong ke Persija: Ragnar Oratmangoen Merapat?
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam di Piala AFF U-19 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7592122/original/028029900_1780374636-budi_gunadi__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7574969/original/054509700_1780354706-IMG_2606.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7180592/original/049571200_1779975633-IMG_9839.jpeg)

