Uji Coba, Mengukur Kesiapan Timnas Senior
01-05-2012 21:15
Timnas akan mengagendakan ujicoba sebelum terjun di Al Nakbah International Tournament
Bola.net - Tim Nasional senior terus berbenah guna mematangkan persiapan jelang diterjunkan dalam ajang Al Nakbah International Tournament di Palestina, 13-23 Mei. Tim yang dikomandoi Nil Maizar tersebut, diproyeksikan menjalani sejumlah pertandingan uji coba melawan tim-tim lokal sepanjang menjalani pemusatan latihan/training centre (TC).
Direktur Operasional Timnas, Ferry Kodrat menegaskan, salah satu tujuan digelarnya uji coba yakni guna mengukur kebugaran fisik para pemain. Rencananya, timnas senior akan menjalani uji coba melawan PPSM Magelang (3/5), PSS Sleman (6/5) dan UNY (9/5).
“Bagi para calon pemain timnas, uji coba merupakan seleksi tahap awal. Yakni, apakah mereka berhak untuk mengenakan kostum merah-putih, atau harus menunggu kesempatan selanjutnya,” terang mantan CEO Persibo Bojonegoro, kontestan kompetisi Indonesia Premier League (IPL) tersebut kepada Bola.net.
“Dari informasi yang didapat, para warga Magelang sangat antusias menyambut rencana uji coba. Karena itu, kami akan berangkat ke Magelang, 2 Mei,” sambungnya.
Menurutnya lagi, pertandingan uji coba menjadi sangat penting karena bisa digunakan untuk mengukur kesiapan skuad timnas senior sebelum menghadapi pertandingan sebenarnya. Lewat uji coba pula, Ferry akan mengevaluasi kondisi fisik para pemain, sebelum kembali melakukan program peningkatan fisik.
”Kami ingin para pemain dapat tampil prima dalam pertandingan. Karena itu, kami akan berusaha terus menggenjot fisik para pemain menjadi lebih bagus,” jelasnya.
Padatnya jadwal pertandingan kompetisi yang diputar PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), menurut Ferry sempat dikeluhkan para pemilik klub yang pemainnya bergabung di Timnas. Pasalnya, klub-klub khawatir mereduksinya kekuatan dalam menjaga kans persaingan ke tangga juara.
”Dengan jadwal sangat padat, otomatis fisik para pemain harus sangat prima. Selain itu, para pemain juga harus pintar menjaga kondisi fisiknya. Karena itu, TC timnas masih belum lengkap dan berjalan buka-tutup. Namun, kini kita berusaha menjalankan timnas tertutup saja,” tuturnya.
Usai melakukan uji coba, timnas senior akan lebih banyak diberikan menu latihan taktik dan strategi. Salah satunya, lewat game internal atau small side games.
”Kita akan maksimalkan waktu yang ada dengan pematangan taktik dan strategi. Kita sangat berharap performa para pemain semakin kompak dan lebih bagus lagi,” tandasnya. (esa/dzi)
Direktur Operasional Timnas, Ferry Kodrat menegaskan, salah satu tujuan digelarnya uji coba yakni guna mengukur kebugaran fisik para pemain. Rencananya, timnas senior akan menjalani uji coba melawan PPSM Magelang (3/5), PSS Sleman (6/5) dan UNY (9/5).
“Bagi para calon pemain timnas, uji coba merupakan seleksi tahap awal. Yakni, apakah mereka berhak untuk mengenakan kostum merah-putih, atau harus menunggu kesempatan selanjutnya,” terang mantan CEO Persibo Bojonegoro, kontestan kompetisi Indonesia Premier League (IPL) tersebut kepada Bola.net.
“Dari informasi yang didapat, para warga Magelang sangat antusias menyambut rencana uji coba. Karena itu, kami akan berangkat ke Magelang, 2 Mei,” sambungnya.
Menurutnya lagi, pertandingan uji coba menjadi sangat penting karena bisa digunakan untuk mengukur kesiapan skuad timnas senior sebelum menghadapi pertandingan sebenarnya. Lewat uji coba pula, Ferry akan mengevaluasi kondisi fisik para pemain, sebelum kembali melakukan program peningkatan fisik.
”Kami ingin para pemain dapat tampil prima dalam pertandingan. Karena itu, kami akan berusaha terus menggenjot fisik para pemain menjadi lebih bagus,” jelasnya.
Padatnya jadwal pertandingan kompetisi yang diputar PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), menurut Ferry sempat dikeluhkan para pemilik klub yang pemainnya bergabung di Timnas. Pasalnya, klub-klub khawatir mereduksinya kekuatan dalam menjaga kans persaingan ke tangga juara.
”Dengan jadwal sangat padat, otomatis fisik para pemain harus sangat prima. Selain itu, para pemain juga harus pintar menjaga kondisi fisiknya. Karena itu, TC timnas masih belum lengkap dan berjalan buka-tutup. Namun, kini kita berusaha menjalankan timnas tertutup saja,” tuturnya.
Usai melakukan uji coba, timnas senior akan lebih banyak diberikan menu latihan taktik dan strategi. Salah satunya, lewat game internal atau small side games.
”Kita akan maksimalkan waktu yang ada dengan pematangan taktik dan strategi. Kita sangat berharap performa para pemain semakin kompak dan lebih bagus lagi,” tandasnya. (esa/dzi)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- Sesepuh Partai Demokrat jenguk Angie
- Polisi bidik pemain lama di Kampung Ambon
- Sebelum tewas, pejabat Kemenpar kejang di kamar mandi
- Mahasiswa Bandung Tolak RUU Pendidikan Tinggi
- Tanggapi pledoi Nunun, jaksa ajukan replik
- 5 Permohonan Nunun dalam pledoi
- Kapolda Metro: Demo buruh jangan sampai ditunggangi
- Tuntutan buruh seputar upah dan tolak outsourcing
- Bus khusus perempuan di Surabaya untuk hindari pelecehan
- Mahkamah Agung lantik dua pejabat kepala biro



