
Bola.net - Francesco Guidolin merasa jika perjalanan dan ambisi Udinese di kompetisi Liga Europa musim ini sudah dirusak oleh satu gol AZ Alkmaar di Friuli.
Zebrette menjamu wakil Belanda itu dengan misi membalikkan defisit 2-0 di pertemuan pertama, dan tugas itu tampak bakal terwujud setelah bek AZ, Nick Viergever diganjar kartu merah di menit kedua dan Antonio Di Natale mengemas dua gol dalam waktu 15 menit pertama.
Namun ambisi mereka seketika sirna ketika Erik Falkenburg mampu mencuri gol di menit 31 dan dengan 10 pemain AZ mampu mempertahankan skor yang membuat mereka lolos ke perempat final dengan agregat 3-2.
"Apa yang tak berjalan dengan baik? Sederhana saja, perhatian kami teralih dengan satu gol," keluh pelatih terbaik Serie A musim ini itu pada Mediaset.
"Itu membuat kami terganggu dan kami tak bisa 100% kembali ke jalur yang benar setelahnya. Kehilangan Mehdi Benatia begitu dini jelas bukan alasan kami tak lolos, namun ini tak lepas dari nasib buruk lainnya untuk kami."
"Setelah jeda, kami mencoba segala cara yang mungkin untuk bisa tetap lolos, namun ada begitu banyak pemain yang tak terbiasa dengan tahapan ini," sesal Guidolin. (foti/row)
Zebrette menjamu wakil Belanda itu dengan misi membalikkan defisit 2-0 di pertemuan pertama, dan tugas itu tampak bakal terwujud setelah bek AZ, Nick Viergever diganjar kartu merah di menit kedua dan Antonio Di Natale mengemas dua gol dalam waktu 15 menit pertama.
Namun ambisi mereka seketika sirna ketika Erik Falkenburg mampu mencuri gol di menit 31 dan dengan 10 pemain AZ mampu mempertahankan skor yang membuat mereka lolos ke perempat final dengan agregat 3-2.
"Apa yang tak berjalan dengan baik? Sederhana saja, perhatian kami teralih dengan satu gol," keluh pelatih terbaik Serie A musim ini itu pada Mediaset.
"Itu membuat kami terganggu dan kami tak bisa 100% kembali ke jalur yang benar setelahnya. Kehilangan Mehdi Benatia begitu dini jelas bukan alasan kami tak lolos, namun ini tak lepas dari nasib buruk lainnya untuk kami."
"Setelah jeda, kami mencoba segala cara yang mungkin untuk bisa tetap lolos, namun ada begitu banyak pemain yang tak terbiasa dengan tahapan ini," sesal Guidolin. (foti/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 17:14Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Otomotif 7 Juni 2026 17:05Klasemen Pembalap Moto3 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
-
Liputan6 7 Juni 2026 14:30
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
