Liga Europa: Rangkuman Matchday 1

Liga Europa: Rangkuman Matchday 1
Liga Europa (c) UEFA
- Tim muda menahan imbang PAOK Salonika dengan tanpa gol Kamis (16/9), setelah sebelumnya berusaha keras untuk memperagakan permainan terbaik mereka pada malam pertama penyisihan grup Liga Eropa.

Sedangkan imbang 1-1 lawan klub dari Belanda FC Twente dan imbang 1-1 pada pertandingan tandang ke Dynamo Kiev sedangkan klub dari Skotlandia, , kalah 0-2 melawan Atletico Madrid.

Spurs, yang bermain melawan Liverpool Minggu dalam laga Liga Utama, melakukan 10 kali pergantian dalam pertandingan itu, sedangkan lawan mereka dari Yunani melakukan tekanan dari waktu ke waktu.

PAOK seharusnya dapat unggul lebih dahulu ketika pertandingan sudah berjalan sekitar setengah jam, setelah Carlo Cudicini mendapat bola lambung dari Stefanos Athanasiadis di dalam kotak penalti Spurs.

Tapi setelah Lino melesatkan tendangan bebas, pemain bertahan dari Brazil melakukan hal sama dari titik bebas. Tapi Spurs beruntung, tendangannya yang tajam melebar dari mulut gawang.

Gebrakan Roman Pavlyuchenko, yang melejit tipis di atas gawang Dario Kresic, merupakan peluang emas yang dimiliki Spurs pada babak pertama itu.

Athanasiadis pun gagal memanfaatkan peluang emas, padahal ia sudah berhasil melewati Sebastien Bassong dan Vedran Corluka pada menit ke-67.

Spurs harus berjuang keras 10 menit kemudian, ketika Cudicini harus berusaha melayang untuk menjentik bola yang berasal dari Pablo Garcia dan menusuk ke arah pojok pertahanannya.

Fulham belum terkalahkan dalam 20 laga Eropa di kandangnya,-- mengingatkan debut mereka di Eropa ketika bermain 0-0 di Piala Intertoto UEFA melawan FC Haka pada 2002.

Mereka unggul pada menit ke-19 di Craven Cottage melalui gebrakan Andrew Johnson, tapi angka menjadi sama menjadi 1-1 pada menit ke-41 ketika striker Luuk De Jong membuahkan gol untuk timnya.

"Pada babak pertama seharusnya kami dapat mencetak dua tau tiga gol. Mereka tim yang bagus, tapi mendapat tekanan keras," kata pelatih Fulham Martin Jol.

Pelatih Stoke Tony Pulis menurunkan formasi 5-3-2 dalam usaha untuk mengurung Dynamo serta melakukan serangan balik. Usahanya itu terbayar ketika Cameron Jerome, dalam debutnya, mencetak gol pada menit ke-55.

Pertahanan Stoke amat kuat pada babak kedua dan kelihatannya mereka sudah hampir akan menang, tapi pada menit akhir Ognjen Vukojevic menyamakan angka untuk timnya. (ant/lex)

Berita Terkait