
Pada pertandingan leg pertama tersebut Juve meraih hasil memuaskan 3-1 dan gol terakhir yang dicetak sang striker sempat diperdebatkan, apakah itu sah menjadi miliknya atau milik Hasan Salihamidzic yang juga sempat mengklaimnya.
"Hasan Salihamidzic mengklaim bahwa ia menyentuhnya di saat terakhir, tapi saya tidak melihatnya. Jika ia mengatakan hal ini, maka saya akan menganggap itu golnya. Tetapi jika ia berdiam diri, gol ini saya akan saya simpan untuk saya sendiri," pemain berusia 32 tahun ini menegaskan kepada Tuttosport. "Yang penting adalah bahwa tim kami menang."
"Ini adalah langkah maju yang besar untuk kami. Gol terakhir saya di Eropa saat melawan Bayern Munich pada malam yang menentukan itu, dan saya senang telah mencetak gol lagi di Eropa."
"Kita akan melalui periode yang lebih baik sebagai sebuah tim, kemenangan melawan Fiorentina memberi kami suntikan moral yang amat luar biasa."
"Masih ada jalan panjang di Liga Eropa, tapi kami akan bekerja menuju sejauh mungkin yang kami bisa. Kualitas pemain kita miliki, dan Juventus adalah tim yang terbiasa dan harus selalu menang," tutup Trezegol. (bola/lex)