UEFA Tunda Pembagian Uang Hadiah Kompetisi Eropa
12-09-2012 04:00
Atleti belum terima uang hadiah dari UEFA. © AFP
Bola.net - Menjelang diterapkannya aturan Financial Fair Play, UEFA mulai menunjukkan sikap tegas. Organisasi sepakbola seluruh Eropa itu mulai memberlakukan sanksi kepada klub-klub yang dianggap tak patuh terhadap peraturan FFP.
Untuk kali ini, UEFA tidak melihat neraca laba-rugi klub. UEFA lebih menyoroti kewajiban-kewajiban penting sebuah klub. UEFA ingin memastikan bahwa seluruh klub telah menyelesaikan kewajiban mereka kepada klub lain (dalam hal transfer), kepada para karyawannya dan kepada pejabat pajak yang berwenang.
UEFA kini tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa tak ada klub yang bermasalah. Saat ini UEFA masih menahan uang hadiah bagi 23 klub yang berkompetisi di bawah kendali mereka.
Atletico Madrid yang menjadi juara Liga Europa juga menjadi korban ketegasan UEFA ini. Atleti harus memberikan laporan terbaru sebelum 30 September mendatang kepada komite khusus UEFA yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Belgia, Jean-Luc Dehaene.
Pernyataan resmi UEFA berbunyi: Tindakan ini (penahanan uang hadiah) akan terus berlaku hingga semua pos keuangan dilaporkan dengan jelas atau Komite khusus UEFA telah membuat keputusan final.
Selain Atleti dan Malaga dari Spanyol, ada nama-nama klub seperti Dinamo Bucharest dan Rapid Bucharest dari Rumania, Fenerbahce dari Turki dan Partizan Belgrade dari Serbia. Tak ada klub dari Prancis, Italia, Jerman dan Inggris yang masuk dalam daftar cekal hadiah UEFA ini. (foes/hsw)
Untuk kali ini, UEFA tidak melihat neraca laba-rugi klub. UEFA lebih menyoroti kewajiban-kewajiban penting sebuah klub. UEFA ingin memastikan bahwa seluruh klub telah menyelesaikan kewajiban mereka kepada klub lain (dalam hal transfer), kepada para karyawannya dan kepada pejabat pajak yang berwenang.
UEFA kini tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa tak ada klub yang bermasalah. Saat ini UEFA masih menahan uang hadiah bagi 23 klub yang berkompetisi di bawah kendali mereka.
Atletico Madrid yang menjadi juara Liga Europa juga menjadi korban ketegasan UEFA ini. Atleti harus memberikan laporan terbaru sebelum 30 September mendatang kepada komite khusus UEFA yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Belgia, Jean-Luc Dehaene.
Pernyataan resmi UEFA berbunyi: Tindakan ini (penahanan uang hadiah) akan terus berlaku hingga semua pos keuangan dilaporkan dengan jelas atau Komite khusus UEFA telah membuat keputusan final.
Selain Atleti dan Malaga dari Spanyol, ada nama-nama klub seperti Dinamo Bucharest dan Rapid Bucharest dari Rumania, Fenerbahce dari Turki dan Partizan Belgrade dari Serbia. Tak ada klub dari Prancis, Italia, Jerman dan Inggris yang masuk dalam daftar cekal hadiah UEFA ini. (foes/hsw)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- Kisah korban teror 11/9 terungkap setelah sepuluh tahun
- Tamsil: Nama saya disebut kepala dinas di Aceh
- Persiapan pasukan bela diri Jepang
- Prabowo tak marah didemo mahasiswa Undip
- Ketahuan selingkuh, menteri Jepang tewas gantung diri
- Ayah adukan kasus pembakaran putranya ke KPAI
- Hindari polisi, mucikari kelas kakap hidup nomaden
- Mayat pria sarungan ditemukan dekat Ancol
- Identitas mayat di dekat pintu Tol Pondok Aren terungkap
- Kabar baik dari Menkes di tengah tingginya angka perokok



