Electric PLN Semakin Perkasa

Electric PLN Semakin Perkasa
Sampoerna Hijau Proliga (c) bola
- Tim bola voli putri Jakarta Electric PLN memetik kemenangan kedua, kali ini dari Bontang Badak LNG 3-0 (25-20, 25-23, 25-20) dalam kompetisi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 putaran pertama seri kedua di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Jumat.

Meski kalah telak, tetapi putri Bontang sebenarnya masih mampu menunjukkan kualitasnya melalui pengumpulan poin yang cukup ketat. Namun sayangnya, setiap mendekati akhir permainan, upaya untuk menyamakan kedudukan selalu kandas.

Hanya pada set kedua, tim pendatang baru dari Kalimantan itu sempat menempel ketat dalam peraihan poin, sehingga hanya kalah 23-25. Pada pertengahan permainan, mereka bahkan sempat unggul 13-7 sebelum akhirnya terkejar dan malah tertinggal hingga 15-14.

Pelatih Bontang Badak, Winarto mengakui, anak asuhnya yang kebanyakan masih tergolong junior memang belum teruji mentalnya, sehingga sering terlihat grogi pada saat kritis.

Namun, pelatih senior tersebut tetap optimistis menghadapi lawan-lawan berikutnya, meski lawan yang akan dihadapi terhitung tangguh seperti Bandung Alko dan Jakarta Popsivo Polwan.

"Dua kali kekalahan yang kami alami bukan berarti nasib kami sudah berhenti sampai di sini, tapi kami tetap berupaya meraih poin absolut pada laga sisa mendatang," ucap Winarto.

Sebelum kalah dari Jakarta Electric, putri Bontang Badak LNG pada seri pertama di Jakarta pekan lalu juga menyerah 0-3 dari Gresik Petrokimia.

Sementara itu, asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Luciana Taroreh, tetap menganggap semua lawan pada kompetisi kali ini cukup berat, meski timnya sudah dua kali menang. Kemenangan pertama diraih ketika mencatat kemenangan tipis 3-2 atas Bandung Alko pada putaran pertama.

Pada hari Minggu (27/02) putri Jakarta Electric ditantang Jakarta BNI 46, sedangkan Bontang Badak melawan Bandung Alko.

Putri Jakarta BNI 46 yang merupakan juara bertahan, pekan lalu tak berkutik dan menyerah 0-3 dari Jakarta TNI-AU. "Meskipun demikian, kami tidak berani meremehkan kekuatan Jakarta BNI, karena pada seri pertama lalu mereka belum diperkuat pemain asingnya," kata Luciana Taroreh. (ant/hen)

Berita Terkait