Qatar Belum Pasti Tampil di Kejuaraan Voli Asia

Qatar Belum Pasti Tampil di Kejuaraan Voli Asia
Voli (Ilustrasi)
- Qatar hingga kini belum memberikan konfirmasi keikutsertaan pada ajang Kejuaraan Voli Asia antarklub pria di Palembang, 23-31 Juli 2011, kata Sekretaris Panitia Pelaksana, Reginald.

"Hingga kini kami belum menerima konfirmasi mengenai keikutsertaan Qatar, padahal sebelumnya telah menyatakan akan ambil bagian meskipun baru sebatas pernyataan lisan," ujar Reginald, di Palembang, Jumat.

Dia menginformasikan, dari 12 undangan yang disebar, hanya Qatar yang hingga kini belum melayangkan surat balasan secara resmi.

"Sudah ada 11 negara yang dipastikan ambil bagian, tinggal Qatar saja belum mengkonfirmasi ulang," ujar dia lagi.

Ia memperkirakan, Qatar mengalami keterlambatan karena masih kebingungan dalam menentukan tim yang akan dikirim.

"Kemungkinan besar mereka masih bingung memilih tim, bukan membatalkan keikutsertaan. Buktinya mereka telah berani menghubungi pihak panitia secara lisan," kata dia pula.

Reginald menambahkan, jika Federasi Bola Voli Qatar membatalkan keikutsertaan, akan mendapatkan sanksi administrasi dari pihak panitia berupa denda 10.000 dolar AS.

"Dalam surat undangan telah dijelaskan bahwa setiap negara harus memberikan jawaban kepada panitia meskipun tidak mau ambil bagian. Hal ini telah diatur oleh Federasi Bola Voli Dunia, jika tidak maka pihak panitia diizinkan memberikan denda," ujar dia.

Ajang Kejuaraan Voli Asia itu, direncanakan diikuti oleh 11 klub dari 12 negara.

Peserta yang sudah mengkonfirmasi berpartisipasi adalah Etisalat (Afghanistan), Tang Dynasty (China), Paykan Tehran (Iran), Bank SumselBabel (Indonesia), Sakai Blazers (Jepang), Almaty (Kazakhstan).

Kemudian, Asia World Club (Myanmar), Chang (Thailand), Talyp Sport (Turkmenistan), Uzbektelecom (Uzbekistan), dan PTSC (Vietnam).

Khawatir Lahan Parkir Panitia pelaksana Kejuaraan Voli Asia di Palembang itu, menjelang pelaksanaannya, mengkhawatirkan ketersedian lahan parkir di Gedung Olahraga Bumi Sriwijaya, kata Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumsel, Sonny Poerwono.

"Lahan parkir di GOR Sriwijaya sangat terbatas, padahal jumlah penonton diperkirakan mencapai ribuan. Ini yang mengkhawatirkan kami sebagai pelaksana," ujar dia.

Ia menerangkan, kondisi itu sebenarnya dapat diatasi seandainya lapangan parkir Stadion Bumi Sriwijaya masih dapat digunakan.

"Saat ini lapangan parkir Stadion Bumi Sriwijaya sedang dibangun undermall, sedangkan lahan parkir Palembang Square Mall sangat terbatas. Bagaimana mau dipakai, terkadang pengunjung PS Mall saja memakai ruas jalan umum untuk parkir," ujar dia.

Menurut dia, kondisi ini akan menyulitkan, mengingat kemacetan total akan melanda Jalan POM IX (depan GOR Sriwijaya) saat pertandingan digelar.

"Kami sudah mengkoordinasikan masalah ini dengan pihak kepolisian lalu lintas, dan menyerahkan urusan tersebut kepada mereka untuk mengatasinya," ujar dia lagi.

Pada ajang kejuaraan Asia antar klub pria itu, pihak panitia menyediakan 4.500 kursi penonton yang terdiri atas 300 VVIP dan 4.200 tribun.

"Pihak panitia mengenakan biaya masuk untuk menyaksikan pertandingan. Meskipun begitu kami mengharapkan minat masyarakat Palembang tetap tinggi untuk menonton," kata dia. (ant/mac)

Berita Terkait