Ardiles: J-League Butuh Seorang Lionel Messi
Editor Bolanet | 19 April 2012 15:15
- Legenda Argentina, Osvaldo 'Ossie' Ardiles mendesak klub-klub di Liga Jepang atau J-League untuk merogoh kocek dalam-dalam demi mendatangkan pemain terbaik - bahkan seorang Lionel Messi bila perlu.
Mantan pemain yang pernah memberikan gelar Piala Dunia untuk Argentina itu mengatakan jika tim-tim papan atas di Jepang kini sangat berbeda dengan jaman keemasan mereka dulu, saat pemain top macam , dan Gary Lineker meniti akhir karir mereka di sana.
Ia mengatakan jika para pemain Jepang harus belajar dari para pemain terbaik jika jawara empat kali Piala Asia itu berkeinginan masuk ke dalam jajaran elit sepak bola internasional.
Saya mungkin sedikit berlebihan, namun itulah idenya. Mereka (para pemain) harusnya menjiplak dari pemain yang amat, amat terbaik, ujar Ardiles yang kini melatih tim divisi dua Jepang, Machida Zelvia mengacu pada prospek memboyong Messi ke negeri Sakura.
Dalam 20 tahun terakhir para pemain Jepang berkembang lebih baik daripada 100 tahun sebelumnya. Mengapa, karena mereka bermain sepanjang waktu bersama pemain top. Mereka bermain melawan Dunga, , Ramon Diaz, Gary Lineker, Zico dsb.
Siapa pemain terbaik saat ini di antara para pemain asing di Jepang? Saat Anda menempatkan pemain ini di level internasional. ia bukanlah Jorginho atau Zico.
Ardiles juga mengatakan jika China kini mengikuti jejak Jepang setelah Shanghai Shenhua menggaet Nicolas Anelka dari , serta mulai memburu Didier Drogba, dan mengingatkan jika itu bisa menjadi ancaman pergeseran kekuatan di kawasan Asia.
Di China, Anelka pergi ke sana. Drogba mungkin juga. Jepang dulu seperti itu, namun kini tidak lagi. Hal macam itulah yang dibutuhkan, tandasnya. (afp/row)
Mantan pemain yang pernah memberikan gelar Piala Dunia untuk Argentina itu mengatakan jika tim-tim papan atas di Jepang kini sangat berbeda dengan jaman keemasan mereka dulu, saat pemain top macam , dan Gary Lineker meniti akhir karir mereka di sana.
Ia mengatakan jika para pemain Jepang harus belajar dari para pemain terbaik jika jawara empat kali Piala Asia itu berkeinginan masuk ke dalam jajaran elit sepak bola internasional.
Saya mungkin sedikit berlebihan, namun itulah idenya. Mereka (para pemain) harusnya menjiplak dari pemain yang amat, amat terbaik, ujar Ardiles yang kini melatih tim divisi dua Jepang, Machida Zelvia mengacu pada prospek memboyong Messi ke negeri Sakura.
Dalam 20 tahun terakhir para pemain Jepang berkembang lebih baik daripada 100 tahun sebelumnya. Mengapa, karena mereka bermain sepanjang waktu bersama pemain top. Mereka bermain melawan Dunga, , Ramon Diaz, Gary Lineker, Zico dsb.
Siapa pemain terbaik saat ini di antara para pemain asing di Jepang? Saat Anda menempatkan pemain ini di level internasional. ia bukanlah Jorginho atau Zico.
Ardiles juga mengatakan jika China kini mengikuti jejak Jepang setelah Shanghai Shenhua menggaet Nicolas Anelka dari , serta mulai memburu Didier Drogba, dan mengingatkan jika itu bisa menjadi ancaman pergeseran kekuatan di kawasan Asia.
Di China, Anelka pergi ke sana. Drogba mungkin juga. Jepang dulu seperti itu, namun kini tidak lagi. Hal macam itulah yang dibutuhkan, tandasnya. (afp/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
-
Hasil Milan vs Inter: Derby della Madonnina Milik Rossoneri
Liga Italia 9 Maret 2026, 04:51
-
Daniele De Rossi Lukai AS Roma: Genoa Menang 2-1 dan Guncang Il Lupi
Liga Italia 9 Maret 2026, 03:06
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00












