Gol Kontoversial Picu Perkelahian Semifinal LCA
Editor Bolanet | 19 Oktober 2011 23:02
- Sepak bola Asia kembali menorehkan catatan hitam. Perkelahian antar pemain dan ofisial mewarnai leg pertama semifinal Liga Champions Asia antara tuan rumah Suwon Bluewings melawan Al Sadd, di Suwon Korea Selatan, Rabu (19/10).
Pertandingan itu sempat dihentikan 10 menit menjelang akhir babak kedua dan tiga pemain harus diusir keluar. Kerusuhan ini terjadi usai Mamadou Niang mencetak gol keduanya pada menit ke-81. Gol itu langsung menuai protes dari pemain Suwon karena berbau kontroversial dan tak mengindahkan norma fair play. Sebab, saat ia mencetak gol tersebut pemain Suwon tengah berkonsentrasi dengan pemain mereka yang cedera.
Berawal dari saling dorong, kedua kubu pun akhirnya baku hantam dan saling tendang. Pemain Al Sadd, Kader Keita dan Stevica Ristic dari kubu Suwon dihadiahi kartu merah. Sementara, Niang meski golnya tetap disahkan, ia tetap mendapatkan kartu kuning dan harus keluar karena itu merupakan kartu keduanya di laga ini.
Meski menang 2-0, pelatih Jorge Fossati mengecam gol dari Niang tersebut. Tentu saja, saya tak akan membela gol kedua tersebut karena saya pikir Niang sudah kehilangan otaknya.
AFC langsung menginvestigasi kerusuhan ini dan berjanji akan memberikan sanksi keras. (afp/mxm)
Pertandingan itu sempat dihentikan 10 menit menjelang akhir babak kedua dan tiga pemain harus diusir keluar. Kerusuhan ini terjadi usai Mamadou Niang mencetak gol keduanya pada menit ke-81. Gol itu langsung menuai protes dari pemain Suwon karena berbau kontroversial dan tak mengindahkan norma fair play. Sebab, saat ia mencetak gol tersebut pemain Suwon tengah berkonsentrasi dengan pemain mereka yang cedera.
Berawal dari saling dorong, kedua kubu pun akhirnya baku hantam dan saling tendang. Pemain Al Sadd, Kader Keita dan Stevica Ristic dari kubu Suwon dihadiahi kartu merah. Sementara, Niang meski golnya tetap disahkan, ia tetap mendapatkan kartu kuning dan harus keluar karena itu merupakan kartu keduanya di laga ini.
Meski menang 2-0, pelatih Jorge Fossati mengecam gol dari Niang tersebut. Tentu saja, saya tak akan membela gol kedua tersebut karena saya pikir Niang sudah kehilangan otaknya.
AFC langsung menginvestigasi kerusuhan ini dan berjanji akan memberikan sanksi keras. (afp/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







