HT Review: Kitchee Sementara Tahan Ambisi Semen Padang
Editor Bolanet | 10 April 2013 16:32
- Ambisi Semen Padang untuk meraih poin penuh di kandang mereka, Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu (10/4) untuk sementara tertahan. Di babak pertama menjamu Kitchee SC dalam ajang AFC Cup 2013, Kabau Sirah sementara harus puas berbagi skor 1-1.
Dalam laga tersebut, Semen Padang memulai laga dengan tempo tinggi. Serangan demi serangan dilancarkan anak asuh Jafri Sastra ini ke area pertahanan Kitchee.
Ganasnya serbuan Esteban Vizcarra dan kawan-kawan ini sempat membuat panik barisan belakang Kitchee. Terbukti, di menit-menit awal, beberapa kali barisan belakang Kitchee membuat beberapa kesalahan sendiri.
Menit ke-14 akhirnya Semen Padang sukses mencetak gol pertamanya. Lepas dari kawalan Zeshan Rehman, Edward Junior Wilson melakukan solo run dan mencetak gol ke gawang Kitchee.
Unggul satu gol, para penggawa Semen Padang mulai menurunkan tempo. Namun, hal inilah yang justru menjadi bumerang bagi mereka.
Melalui skema serangan balik yang cepat, beberapa kali para penggawa Kitchee berhasil membahayakan gawang Semen Padang. Beruntung, Jordi Tarres dan kawan-kawan ini masih belum bisa membobol gawang tuan rumah.
Petaka akhirnya tiba menit 34. Menerima umpan silang, Tarres, yang tak dikawal dengan ketat para penggawa lini belakang Semen Padang, melepas sundulan yang tak bisa diantisipasi Jandia Eka Putra.
Kebobolan, Semen Padang kembali menekan pertahanan Kitchee. Beberapa kali peluang sempat mereka miliki, termasuk melalui tendangan Titus Bonai.
Namun, peluang terbaik Semen Padang dimiliki Edward Wilson menit ke 40. Tendangan kerasnya, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Vendri Mofu, berhasil membobol gawang Kitchee. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena Edu -sapaan karib Edward Wilson- berada dalam posisi offside.
Hingga paruh pertama laga usai, Semen Padang terus berusaha menekan pertahanan Kitchee. Namun, sampai wasit meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan imbang. (den/dzi)
Dalam laga tersebut, Semen Padang memulai laga dengan tempo tinggi. Serangan demi serangan dilancarkan anak asuh Jafri Sastra ini ke area pertahanan Kitchee.
Ganasnya serbuan Esteban Vizcarra dan kawan-kawan ini sempat membuat panik barisan belakang Kitchee. Terbukti, di menit-menit awal, beberapa kali barisan belakang Kitchee membuat beberapa kesalahan sendiri.
Menit ke-14 akhirnya Semen Padang sukses mencetak gol pertamanya. Lepas dari kawalan Zeshan Rehman, Edward Junior Wilson melakukan solo run dan mencetak gol ke gawang Kitchee.
Unggul satu gol, para penggawa Semen Padang mulai menurunkan tempo. Namun, hal inilah yang justru menjadi bumerang bagi mereka.
Melalui skema serangan balik yang cepat, beberapa kali para penggawa Kitchee berhasil membahayakan gawang Semen Padang. Beruntung, Jordi Tarres dan kawan-kawan ini masih belum bisa membobol gawang tuan rumah.
Petaka akhirnya tiba menit 34. Menerima umpan silang, Tarres, yang tak dikawal dengan ketat para penggawa lini belakang Semen Padang, melepas sundulan yang tak bisa diantisipasi Jandia Eka Putra.
Kebobolan, Semen Padang kembali menekan pertahanan Kitchee. Beberapa kali peluang sempat mereka miliki, termasuk melalui tendangan Titus Bonai.
Namun, peluang terbaik Semen Padang dimiliki Edward Wilson menit ke 40. Tendangan kerasnya, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Vendri Mofu, berhasil membobol gawang Kitchee. Sayang, wasit menganulir gol tersebut karena Edu -sapaan karib Edward Wilson- berada dalam posisi offside.
Hingga paruh pertama laga usai, Semen Padang terus berusaha menekan pertahanan Kitchee. Namun, sampai wasit meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan imbang. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:07
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:27
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
-
RESMI: Semen Padang Degradasi dari BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 21:05
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















