Akhir Manis Bima Sakti

Editor Bolanet | 11 Februari 2009 00:02
Akhir Manis Bima Sakti
IBL
- Tim bola basket Bima Sakti Nikko Steel Malang menutup putaran I seri ke-2 Indonesian Basketball League (IBL) dengan manis setelah mengalahkan Solo Stadium Bhineka dengan skor akhir 69-43 di Gedung Olah Raga (GOR) Bima Sakti Malang, Selasa (10/2) malam.

Sejak menit-menit awal quarter pertama, Bima Sakti telah meninggalkan tim lawannya dengan selisih poin cukup telak dan akhirnya tak terkejar hingga quarter terakhir (ke empat).

Quarter pertama hingga keempat, Bima Sakti membukukan poin masing-masing 21, 22, 14 dan 12. Sedangkan Solo Stadium Bhineka tertinggal jauh dari tim lawannya. Bima Sakti yakni hanya meraih poin masing-masing pada quarter pertama 8, kedua 15, ketiga 11 dan keempat 9.

Dari raihan poin quarter demi quarter itu, Bima Sakti mampu membukukan 69 poin dan Solo Stadium Bhineka 43 poin.

Untuk menggedor serangan dan menambah pundi-pundi poinnya, pelatih Bima Sakti Nikko Steel, Eddy Santoso seringkali melakukan pergantian pemain dan strategi yang diperagakan Sugiharto Cahyadi tersebut mampu membendung tim yang berada di posisi ke empat klasemen sementara.

Pertandingan yang dipimpin wasit Harja dan Ary W itu berlangsung cukup menegangkan, karena Bima Sakti ingin menutup pertandingan terakhir putaran I seri ke-2 dengan "happy ending" dan mengatrol posisi, sedangkan Solo Stadium Bhineka tak ingin dipermalukan tim yang berada satu tingkat diatas juru kunci.

Sementara itu pertandingan sebelumnya Surabaya Nuvo CLS Knights juga mampu membekuk Jakarta Pelita Jaya dengan skor akhir 71-65 melalui "over time". Quarter pertama Surabaya Nuvo CLS Knight memperoleh 17 poin dan Jakarta Pelita Jaya 13 poin.

Quarter kedua Surabaya Nuvo CLS Knights tertinggal 7 poin dari Jakarta Pelita Jaya yang meraih 17 poin, quarter ketiga Surabaya Nuvo CLS meraih 19 poin dan Jakarta Pelita Jaya 12 poin, quarter keempat skor terakhir imbang 62-62 setelah pemain Jakarta Pelita Jaya, Pinontoan membukukan tiga poin.

Karena pada quarter penentuan (keempat) skor imbang 62-62, wasit Dwi Cahyo dan Hisyam memberikan "over time". Pada "over time" tersebut Surabaya Nuvo CLS mampu menambah poinnya sebanyak 9 dan Jakarta Pelita Jaya hanya 3 poin sehingga Surabaya Nuvo CLS mampu memenangkan pertandingan. (kpl/zul)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE