Debut Youbel Sondakh, Kemenangan Satria Muda
Editor Bolanet | 2 April 2012 22:42
- Baik di atas kertas maupun di atas lapangan, Satria Muda Britama Jakarta jelas lebih unggul dibandingkan peringkat terbawah, NSH GMC Riau. Namun demikian, anak asuh Coach Ocky Tamtelahitu ini baru benar-benar menjauh di kuarter terakhir. Satria Muda menang telak 73-41.
Wellyanson Situmorang yang turun sebagai starter dan bermain selama lima menit di kuarter pertama menyumbang angka terbanyak bagi Satria Muda. Welly yang memiliki tembakan maut di area perimeter gagal diantisipasi oleh para pemain NSH GMC. Unggul 20-13, kuarter pertama laga ini merupakan waktu pertama bagi Youbel Sondakh untuk kembali bermain sejak penampilan terakhirnya di final NBL Indonesia 2010-2011.
Andalan NSH GMC, Ryan Febriyan yang mencetak enam angka di kuarter pertama mendapat tekanan keras dari Cristian Ronaldo Sitepu dan Galank Gunawan di kuarter kedua. Pertahanan ketat ini memaksa Ryan hanya mampu mencetak dua angka. Pada kubu Satria Muda, Schiffo Liogu yang jarang dimainkan oleh Pelatih Ocky Tamtelahitu bermain baik dengan mencetak empat angka. Satria Muda unggul 38-25 di akhir kuarter kedua.
Pertahanan Satria Muda melonggar di kuarter ketiga. Hal ini menjadi celah NSH GMC untuk mengimbangi permainan. Namun kualitas para pemain Satria Muda yang sangat merata ketika melakukan serangan menutupi efek dari pertahanan yang longgar. Satria Muda menambah 16 angka di kuarter ketiga, sedangkan NSH GMC cukup baik dengan 11 poin.
Bonanza Siregar menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dengan 12 poin, disusul Arki Dikania Wisnu, 11 poin. Pemain tertinggi NBL Indonesia, Max Yanto mencetak 12 poin bagi NSH GMC. (fjr/dzi)
Wellyanson Situmorang yang turun sebagai starter dan bermain selama lima menit di kuarter pertama menyumbang angka terbanyak bagi Satria Muda. Welly yang memiliki tembakan maut di area perimeter gagal diantisipasi oleh para pemain NSH GMC. Unggul 20-13, kuarter pertama laga ini merupakan waktu pertama bagi Youbel Sondakh untuk kembali bermain sejak penampilan terakhirnya di final NBL Indonesia 2010-2011.
Andalan NSH GMC, Ryan Febriyan yang mencetak enam angka di kuarter pertama mendapat tekanan keras dari Cristian Ronaldo Sitepu dan Galank Gunawan di kuarter kedua. Pertahanan ketat ini memaksa Ryan hanya mampu mencetak dua angka. Pada kubu Satria Muda, Schiffo Liogu yang jarang dimainkan oleh Pelatih Ocky Tamtelahitu bermain baik dengan mencetak empat angka. Satria Muda unggul 38-25 di akhir kuarter kedua.
Pertahanan Satria Muda melonggar di kuarter ketiga. Hal ini menjadi celah NSH GMC untuk mengimbangi permainan. Namun kualitas para pemain Satria Muda yang sangat merata ketika melakukan serangan menutupi efek dari pertahanan yang longgar. Satria Muda menambah 16 angka di kuarter ketiga, sedangkan NSH GMC cukup baik dengan 11 poin.
Bonanza Siregar menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dengan 12 poin, disusul Arki Dikania Wisnu, 11 poin. Pemain tertinggi NBL Indonesia, Max Yanto mencetak 12 poin bagi NSH GMC. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Depak Pemain Ini dari Skuad Liverpool?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 16:30
-
Siapa Lawan Timnas Jerman di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 16:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Spanyol?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 15:00
-
Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 28 Juni 2026, 14:30
-
Siapa Lawan Timnas Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 14:00
-
MU Putuskan Lepas Striker Muda Berbakat Mereka di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 13:30
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
-
Man of the Match Aljazair vs Austria: Riyad Mahrez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:19
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






