Indonesia Warriors Juarai ABL 2012
Editor Bolanet | 30 Juni 2012 19:15
- Indonesia Warriors akhirnya merengkuh gelar juara ASEAN Basketball League (ABL) setelah menumbangkan San Miguel Beermen 78-76 di pertandingan final ketiga, Sabtu (30/6).
Dengan keberhasilan tersebut, Indonesia mengakhiri penantian dua musim sebelumnya untuk tampil sebagai juara kompetisi klub bola basket se-Asia Tenggara ini.
Musim pertama (2009-2010), Indonesia tampil sebagai runner-up setelah di babak final ditumbangkan Philippine Patriots tiga game berturut-turut.
Musim kedua (2010-2011), prestasi Indonesia justru merosot karena terpaksa mengakhiri kompetisi lebih awal setelah tumbang di babak reguler.
Berniat merebut keunggulan poin di awal pertandingan, Warriors turun dengan komposisi starter Mario Wuysang, Stanley Pringle, Jerrick Canada, Evan Brock dan Steven Thomas.
Strategi berhasil dan Indonesia mengakhiri kuarter pertama dengan kedudukan poin unggul, 19-13. Beermen tidak tinggal diam dan tampil lebih agresif dengan 20 angka tambahan di kuarter kedua.
Paruh waktu kedua dibuka dengan kedudukan poin 38-33 keunggulan Warriors. Beermen kembali menambah 20 angka, tetapi Warriors lebih dominan dengan mencetak 26 di kuarter ketiga.
Kuarter keempat ritme pertandingan mulai berubah. Para pemain Warriors mulai kewalahan dan terlihat lelah karena minimnya rotasi pemain.
Selisih poin yang semula dijaga oleh Indonesia perlahan mulai tersusul oleh Beermen. Hingga buzzer berbunyi, Indonesia masih memimpin satu bola dan akhirnya mengklaim mahkota juara.
Pemain Indonesia keturunan Filipina-Amerika, Pringle memimpin raihan poin tim berlogo Gatotkaca ini dengan melesakkan 28 angka dan merebut delapan rebound.
Keberhasilan Warriors juga tak pelak dari kontribusi dua pemain asal Amerika Serikat, yakni Brock dan Thomas. Brock mencetak double-double dengan menorehkan 15 poin dan 16 rebound. Thomas menambah sepuluh angka dan tujuh kali membantu perebutan bola rebound. Pemain lokal Wuysang dan Arki Dikania Wisnu masing-masing menambah empat poin.
Di Kubu Beermen, Duke Crews asal Amerika Serikat dominan dengan raihan 29 poin dan sembilan kali merebut bola rebound.
Pemain lokal keturunan Filipina-ltalia Chris Banchero menambah 16 angka, sedangkan Ryan Fazekas membuat double-double dengan 11 poin dan 16 rebound.
Dengan demikian, tim debutan San Miguel Beermen yang merupakan skuad kedua Filipina di musim ini menjadi pecundang di rumah sendiri serta terpaksa menduduki posisi runner-up liga. (ant/kny)
Dengan keberhasilan tersebut, Indonesia mengakhiri penantian dua musim sebelumnya untuk tampil sebagai juara kompetisi klub bola basket se-Asia Tenggara ini.
Musim pertama (2009-2010), Indonesia tampil sebagai runner-up setelah di babak final ditumbangkan Philippine Patriots tiga game berturut-turut.
Musim kedua (2010-2011), prestasi Indonesia justru merosot karena terpaksa mengakhiri kompetisi lebih awal setelah tumbang di babak reguler.
Berniat merebut keunggulan poin di awal pertandingan, Warriors turun dengan komposisi starter Mario Wuysang, Stanley Pringle, Jerrick Canada, Evan Brock dan Steven Thomas.
Strategi berhasil dan Indonesia mengakhiri kuarter pertama dengan kedudukan poin unggul, 19-13. Beermen tidak tinggal diam dan tampil lebih agresif dengan 20 angka tambahan di kuarter kedua.
Paruh waktu kedua dibuka dengan kedudukan poin 38-33 keunggulan Warriors. Beermen kembali menambah 20 angka, tetapi Warriors lebih dominan dengan mencetak 26 di kuarter ketiga.
Kuarter keempat ritme pertandingan mulai berubah. Para pemain Warriors mulai kewalahan dan terlihat lelah karena minimnya rotasi pemain.
Selisih poin yang semula dijaga oleh Indonesia perlahan mulai tersusul oleh Beermen. Hingga buzzer berbunyi, Indonesia masih memimpin satu bola dan akhirnya mengklaim mahkota juara.
Pemain Indonesia keturunan Filipina-Amerika, Pringle memimpin raihan poin tim berlogo Gatotkaca ini dengan melesakkan 28 angka dan merebut delapan rebound.
Keberhasilan Warriors juga tak pelak dari kontribusi dua pemain asal Amerika Serikat, yakni Brock dan Thomas. Brock mencetak double-double dengan menorehkan 15 poin dan 16 rebound. Thomas menambah sepuluh angka dan tujuh kali membantu perebutan bola rebound. Pemain lokal Wuysang dan Arki Dikania Wisnu masing-masing menambah empat poin.
Di Kubu Beermen, Duke Crews asal Amerika Serikat dominan dengan raihan 29 poin dan sembilan kali merebut bola rebound.
Pemain lokal keturunan Filipina-ltalia Chris Banchero menambah 16 angka, sedangkan Ryan Fazekas membuat double-double dengan 11 poin dan 16 rebound.
Dengan demikian, tim debutan San Miguel Beermen yang merupakan skuad kedua Filipina di musim ini menjadi pecundang di rumah sendiri serta terpaksa menduduki posisi runner-up liga. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Wuwungan Antar Stadium Bekuk Satya Wacana
Basket 18 Mei 2014, 20:35
-
Rogun Antar Satria Muda Bekuk Satya Wacana
Basket 13 Mei 2014, 20:00
-
Komink Disimpan, Pelita Jaya Tundukkan NSH GMC
Basket 13 Mei 2014, 19:45
-
Kalah dari Tomang Sakti, Rajawali Kian Terpuruk
Basket 13 Mei 2014, 17:15
-
Sritex Dragons Kembali Kalah di Tangan Sahabat Semarang
Basket 13 Mei 2014, 17:00
LATEST UPDATE
-
Apakah Bradley Barcola Layak Dihargai Sangat Mahal?
Liga Inggris 30 Juli 2026, 12:52
-
Liverpool Taklukkan Wrexham 1-0, Rio Ngumoha Jadi Pahlawan The Reds
Liga Inggris 30 Juli 2026, 12:35
-
Leon Goretzka Tawarkan Diri ke Barcelona, Respons Klub Tak Terduga
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 11:52
-
Persib Vs Tampines Rovers: Mariano Peralta Dipastikan Masih Absen
Bola Indonesia 30 Juli 2026, 09:52
-
Ruben Amorim Minta AC Milan Rekrut Pierre-Emile Hojbjerg, Ada Syaratnya
Liga Italia 30 Juli 2026, 09:22
-
Dari Lapangan Langsung Nongkrong? Grooming Pria Kini Makin Praktis
Lain Lain 30 Juli 2026, 09:15
-
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Piala Dunia 30 Juli 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16










