Jumper Kobe Bawa Kemenangan Bagi Lakers
Editor Bolanet | 1 Februari 2010 15:31
Bryant melesakkan bola lewat tembakan 15-kaki yang sulit pada sisa waktu 7,3 detik kendati di dekatnya ada Ray Allen, yang kemudian melanjutkan untuk melakukan tembakan tiga-angka namun gagal bertepatan dengan habisnya waktu pertandingan guna menjamin Lakers (37-11) memetik kemenangan yang memuaskan atas musuh bebuyutan mereka itu.
"Saya sedang berpikir perihal tahun lalu saat saya memiliki kesempatan untuk memenangkan satu pertandingan menurut peraturan namun gagal mendapatkannya. Saya ingin menebusnya," ujar Bryant kepada wartawan setelah L.A. mengalahkan Boston untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak kalah dari Celtics tahun 2008 dalam babak final NBA.
"Para penggemar berwawasan sangat luas di sini dan ini selalu menjadi tempat yang bagus untuk meraih kemenangan."
Bryant mengakhiri pertandingan dengan 19 poin dan enam assist kendati hanya menyarangkan 8-dari-20 tembakannya dan Andrew Bynum menambahkan dengan 19 angka dan 11 board saat Los Angeles membukukan kemenangan keempatnya secara beruntun.
Dalam suatu pertandingan besar antara dua juara paling akhir NBA, Celtics berhasil memulihkan poin mereka dari defisit di awal pertandingan dan tampaknya bakal menang ketika mereka memimpin dengan 11 angka pada sisa waktu kurang dari sembilan menit.
Tidak berdaya
Namun, tim tuan rumah kemudian seperti tidak berdaya menghadapi serangan gencar Lakers yang bermain menyerang untuk semakin mendekati perolehan angka Celtics dan tim tamu tersebut unggul satu angka lewat tembakan Ron Artest pada sisa waktu 45 detik.
Rajon Rondo memimpin dengan 21 poin dan 12 assist bagi Boston (29-16) yang tengah berjuang keras karena telah mengalami enam kali kekalahan dalam delapan pertandingan.
Sejumlah pemainnya yang cedera dan usianya tidak muda lagi menjadi hambatan bagi Celtics, yang baru mengumpulkan catatan rekor menang-kalah 13-8 di kandang pada musim ini.
"Kami kembali bermain dengan tambahan banyak energi dari bangku cadangan kami yang memberi kami keunggulan dan kami kemudian tidak berdaya dan terus berjuang," ujar Rondo.
"Tidak peduli bagaimana serangan itu terjadi kami harus tetap bermain dan bertahan," tambahnya. (ant/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












