Langkah Mantap Stadium Buka Seri Jakarta
Editor Bolanet | 1 April 2012 09:20
- Salah satu tim kuda hitam di NBL Indonesia, Stadium Jakarta mengayunkan langkah pertamanya di Seri Jakarta dengan mantap. Pacific Caesar Surabaya yang sepertinya akan memberikan perlawanan hebat kepada Stadium tidak mampu mengembangkan permainan dalam tekanan Stadium. Stadium menang 91-70.
Memasuki laga, para pemain Pacific memberi kejutan dengan memperagakan pola permainan cepat. Pacific membangun pola serangan dengan cara melakukan passing tanpa melakukan dribble. Hasilnya sangat efektif. Pacific mampu mengimbangi permainan Stadium sebelum akhirnya anak asuh Coach Abdurrachman Padang berhasil mematahkan pola tersebut dengan tekanan penuh satu lapangan.
Unggul 27-16 di akhir kuarter pertama, Stadium tetap memperagakan pola pertahanan full court press. Pola ini mengakibatkan para pemain Pacific tidak mampu menembus daerah pertahanannya dan kerap melakukan turn over. Beruntung, shooting guard Pacific, Gege Nagata bermain gemilang dengan membukukan 11 poin di kuarter kedua membawa timnya menempel Stadium, 45-36. Stadium masih unggul sementara.
Paham lawannya tidak mampu keluar dalam tekanan ketat, Stadium semakin keras menekan Pacific. Point guard Anton Sujarwo di luar dugaan menjadi eksekutor yang sangat tajam dan efektif. Mencetak 14 angka hingga akhir kuarter ketiga, Anton membukukan 100 persen pada field goals.
Gege Nagata yang cemerlang dengan 34 poin dan 10 rebound tidak berhasil menyelamatkan timnya. Sementara pada kubu Stadium, meskipun tidak begitu baik pada field goals (38%), Merio Ferdiyansyah menjadi pencetak angka terbanyak dengan 17 poin. (nbl/kny)
Memasuki laga, para pemain Pacific memberi kejutan dengan memperagakan pola permainan cepat. Pacific membangun pola serangan dengan cara melakukan passing tanpa melakukan dribble. Hasilnya sangat efektif. Pacific mampu mengimbangi permainan Stadium sebelum akhirnya anak asuh Coach Abdurrachman Padang berhasil mematahkan pola tersebut dengan tekanan penuh satu lapangan.
Unggul 27-16 di akhir kuarter pertama, Stadium tetap memperagakan pola pertahanan full court press. Pola ini mengakibatkan para pemain Pacific tidak mampu menembus daerah pertahanannya dan kerap melakukan turn over. Beruntung, shooting guard Pacific, Gege Nagata bermain gemilang dengan membukukan 11 poin di kuarter kedua membawa timnya menempel Stadium, 45-36. Stadium masih unggul sementara.
Paham lawannya tidak mampu keluar dalam tekanan ketat, Stadium semakin keras menekan Pacific. Point guard Anton Sujarwo di luar dugaan menjadi eksekutor yang sangat tajam dan efektif. Mencetak 14 angka hingga akhir kuarter ketiga, Anton membukukan 100 persen pada field goals.
Gege Nagata yang cemerlang dengan 34 poin dan 10 rebound tidak berhasil menyelamatkan timnya. Sementara pada kubu Stadium, meskipun tidak begitu baik pada field goals (38%), Merio Ferdiyansyah menjadi pencetak angka terbanyak dengan 17 poin. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
-
Cape Verde Buktikan Sepak Bola Bukan Milik Negara Itu-Itu Saja
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:15
-
Man of the Match Arab Saudi vs Uruguay: Federico Valverde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:29
-
Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










