NSH GMC Menutup Musim Reguler Sebagai Juru Kunci
Editor Bolanet | 8 April 2012 20:59
- Selesai sudah perjalanan tim debutan NSH GMC Riau di musim reguler 2011-2012 ini. Hanya meraih satu kali menang dari 33 laga, NSH GMC berada di posisi 12 klasemen terakhir. NSH GMC mendapatkan kekalahan terakhir dari Muba Hangtuah IM Sumsel dengan kedudukan 87-50.
Masuk sebagai pemain pengganti, penembak jitu, Agustinus Aguy Sigar semakin membuat serangan Muba Hangtuah bertambah tajam. Bergerak aktif mencari peluang ruang tembak yang kosong, Aguy memasukkan satu kali tembakan tiga angka dari pojok kanan pertahanan NSH GMC, dan satu lagi di daerah kiri luar lengkungan garis tiga angka. Bersama Ary Sapto dan Adhi Pratama, Aguy sama-sama mencetak enam poin untuk keunggulan sementara Muba Hangtuah 25-12 di ujung kuarter pertama.
Produktivitas Muba Hangtuah terjaga baik di kuarter kedua. Jika sebelumnya lebih mengandalkan tembakan jauh dan area perimeter, kali ini Muba Hangtuah memaksimalkan kemampuan penetrasi dari Mei Joni dan Tri Wilopo. Ditambah dominasi Dian Heriyadi yang melakukan post-play, Muba Hangtuah semakin tak terhenti. Tim asuhan Coach ini menutup kuarter kedua dengan skor 45-21.
Hingga kuarter ketiga dan terakhir, rata-rata field goals Muba Hangtuah tidak pernah berada di bawah angka 50 persen. Pada kubu NSH GMC, pertahanan yang rapuh masih menjadi kendala utama. Beruntung saat menyerang, Ryan Febriyan dan Boy Damanik menjadi pemain yang mampu berjibaku memecah kekuatan bigmen Muba Hangtuah. Ryan mencetak 14 poin dan Boy 13 poin.
Masuk sebagai pemain pengganti, penembak jitu, Agustinus Aguy Sigar semakin membuat serangan Muba Hangtuah bertambah tajam. Bergerak aktif mencari peluang ruang tembak yang kosong, Aguy memasukkan satu kali tembakan tiga angka dari pojok kanan pertahanan NSH GMC, dan satu lagi di daerah kiri luar lengkungan garis tiga angka. Bersama Ary Sapto dan Adhi Pratama, Aguy sama-sama mencetak enam poin untuk keunggulan sementara Muba Hangtuah 25-12 di ujung kuarter pertama.
Produktivitas Muba Hangtuah terjaga baik di kuarter kedua. Jika sebelumnya lebih mengandalkan tembakan jauh dan area perimeter, kali ini Muba Hangtuah memaksimalkan kemampuan penetrasi dari Mei Joni dan Tri Wilopo. Ditambah dominasi Dian Heriyadi yang melakukan post-play, Muba Hangtuah semakin tak terhenti. Tim asuhan Coach ini menutup kuarter kedua dengan skor 45-21.
Hingga kuarter ketiga dan terakhir, rata-rata field goals Muba Hangtuah tidak pernah berada di bawah angka 50 persen. Pada kubu NSH GMC, pertahanan yang rapuh masih menjadi kendala utama. Beruntung saat menyerang, Ryan Febriyan dan Boy Damanik menjadi pemain yang mampu berjibaku memecah kekuatan bigmen Muba Hangtuah. Ryan mencetak 14 poin dan Boy 13 poin.
Penampilan para pemain Muba Hangtuah lebih merata dalam hal pengumpulan angka. empat pemain Muba Hangtuah mencetak digit ganda. Aguy 18 poin, Achmad Junaidi 12, serta Adhi dan Ary masing-masing 11 poin. (fjr/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












