Tampil Agresif, Stadium Kalahkan Bimasakti
Editor Bolanet | 16 Maret 2012 21:35
- Pola permainan Bimasakti Nikko Steel Malang yang apik dan efektif ternyata tidak cukup ampuh menghadapi strategi agresif yang dijalankan oleh Coach Abdurrachman Padang. Stadium Jakarta melepaskan 80 kali tembakan untuk mendapatkan skor akhir 72. Sementara Bimasakti yang bermain efektif dengan field goals yang lebih baik, 24/51 hanya mampu meraih 63 poin.
Gempuran para pemain Stadium langsung gencar dari menit awal kuarter pertama. Tembakan-tembakan tiga angka dari para guard Stadium sukses menusuk ring Bimasakti. Empat dari enam tembakan tiga angka Stadium masuk ketika kuarter pertama berjalan separuh waktu. Dengan field goals awal yang kencang, Stadium melaju meninggalkan Bimasakti 25-15 di akhir kuarter pertama.
Pada akhir kuarter kedua, Stadium berhasil mengumpulkan angka dari tembakan tiga angka lebih banyak daripada tembakan-tembakan di dalam area perimeter. Sebaliknya, aksi-aksi Yanuar Priasmoro, Bima Rizky, dan kawan-kawan yang mengandalkan penetrasi berhasil membuat Bimasakti mendapatkan kesempatan menambah angka dari area freethrow. 60 persen tembakan bebas Bimasakti berhasil menjadi poin.
Unggul 41-28 di akhir kuarter kedua, Stadium seperti belum kehabisan bahan bakar. Merio Ferdiyansyah masih tetap aktif menambah field goals melalui penetrasi, dan tembakan menengah. Hasilnya, Stadium berhasil menjaga keunggulan dengan raihan 20-16 di kuarter ketiga.
Meskipun unggul delapan poin di kuarter terakhir (19-11), raihan total Bimasakti gagal melampaui Stadium. Tim asuhan Eddy Santoso tersebut tidak berhasil memanfaatkan akurasi para pemainnya yang mencapai 47 persen, jauh di atas Stadium yang hanya 35 persen. (nbl/kny)
Gempuran para pemain Stadium langsung gencar dari menit awal kuarter pertama. Tembakan-tembakan tiga angka dari para guard Stadium sukses menusuk ring Bimasakti. Empat dari enam tembakan tiga angka Stadium masuk ketika kuarter pertama berjalan separuh waktu. Dengan field goals awal yang kencang, Stadium melaju meninggalkan Bimasakti 25-15 di akhir kuarter pertama.
Pada akhir kuarter kedua, Stadium berhasil mengumpulkan angka dari tembakan tiga angka lebih banyak daripada tembakan-tembakan di dalam area perimeter. Sebaliknya, aksi-aksi Yanuar Priasmoro, Bima Rizky, dan kawan-kawan yang mengandalkan penetrasi berhasil membuat Bimasakti mendapatkan kesempatan menambah angka dari area freethrow. 60 persen tembakan bebas Bimasakti berhasil menjadi poin.
Unggul 41-28 di akhir kuarter kedua, Stadium seperti belum kehabisan bahan bakar. Merio Ferdiyansyah masih tetap aktif menambah field goals melalui penetrasi, dan tembakan menengah. Hasilnya, Stadium berhasil menjaga keunggulan dengan raihan 20-16 di kuarter ketiga.
Meskipun unggul delapan poin di kuarter terakhir (19-11), raihan total Bimasakti gagal melampaui Stadium. Tim asuhan Eddy Santoso tersebut tidak berhasil memanfaatkan akurasi para pemainnya yang mencapai 47 persen, jauh di atas Stadium yang hanya 35 persen. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











