Thunder Putuskan Rentetan 20 Kemenangan Milik Spurs
Editor Bolanet | 1 Juni 2012 16:55
Spurs masih memimpin 2-1 pada final Wilayah Barat dengan pertandingan keempat akan dilakukan di Oklahoma City pada hari Sabtu. Sang pemenang dari pertandingan sistem best of seven ini akan menghadapi juara Wilayah Timur, yakni pemenang dari laga antara Miami Heat dan Boston Celtics.
Bagus bagi kami untuk mendapatkan kemenangan di depan pendukung kami sendiri, kata pemain Thunder, Thabo Sefolosha. Kami tahu bermain di markas sendiri akan menjadi laga yang berbeda. Ini akan menjadi seri yang panjang.
Spurs menyelesaikan musim reguler dengan 10 kemenangan berturut-turut, dan memulai seri playoff dengan 10 kemenangan berturut-turut, untuk menyamai rangkaian kemenangan beruntun terpanjang ketiga dalam sejarah NBA. Namun rangkaian kemenangan tersebut dihentikan melalui kekalahan terbesar sepanjang sejarah Spurs di fase playoff.
Mereka mengalahkan kami, kata pemain Spurs, Stephen Jackson. Mereka bermain dengan lebih banyak energi.
Spurs tidak menderita kekalahan selama 50 hari sejak takluk dari Los Angeles Lakers di kandang sendiri pada 11 April lalu. Lakers sendiri mencatatkan rekor NBA dengan membukukan 33 kemenangan berturut-turut pada 1971-1972. Houston Rockets mencatatkan 22 kemenangan berturut-turut pada 2008, dan Milwaukee Bucks juga meraih 20 kemenangan berturut-turut pada 1971.
Kami tidak menelan kekalahan selama beberapa waktu. Kami akan melihat bagaimana reaksi kami terhadap hal itu, tutur veteran Spurs, Tim Duncan. Mudah-mudahan teman-teman akan mampu mendongkraknya.
Thunder, yang menelan 10 kekalahan dari 11 pertandingan melawan Spurs sebelumnya, mengungguli mereka 32-17 pada kuarter kedua untuk meraih keunggulan 54-41 saat turun minum, dan tidak pernah membiarkan tim tamu bangkit pada babak kedua.
Mereka bermain sangat bagus. Mereka bermain seperti ini pertandingan terakhir, kata pelatih Spurs, Gregg Popovich. Mereka bermain lebih baik daripada kami. Kami bermain lebih buruk dari semestinya.
Spurs, yang mengincar mahkota NBA kelima dalam 14 musim, pada babak pertama mencatatkan poin terkecil mereka sepanjang playoff tahun ini. Kami bermain dengan strategi pertahanan. Itu sebabnya kami dapat menang, ujar pelatih Thunder, Scott Brooks.
Pengatur permainan asal Swiss, Sefolosha, mencetak 19 poin dan, saat timnya bermain bertahan, ia mampu mengawal guard Spurs, Tony Parker, sehingga pebasket Perancis tersebut hanya mampu membukukan 16 poin.
Jackson menambah 16 poin untuk Spurs, sedangkan Duncan berkontribusi dengan 11 poin dan 5 blok, sehingga ia menjadi pemain yang melakukan blok terbanyak pada sejarah playoff NBA, dengan 478 blok, dua blok lebih banyak dari Kareem Abdul-Jabbar.
Kami berharap dapat memenangi setiap pertandingan, namun kami tidak bisa melakukannya, ujar Duncan. Pertandingan keempat, kami akan siap, dan kami akan memenanginya. Seri ini adalah mengenai penyesuaian. Mereka melakukannya, dan sekarang kami harus melakukan hal yang sama.
Setelah dua kemenangan kandang yang membuat Spurs sudah separuh jalan untuk ke final, Spurs kini mencari jawaban saat mereka harus menghadapi tim yang lebih muda dan lebih cepat.
Kami akan lebih agresif pada pertandingan berikutnya, janji Parker. Mereka bermain dengan banyak energi. Mereka bermain lebih keras daripada kami. Kami harus bermain lebih baik jika kami ingin menang. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perbandingan Prestasi Stephen Curry dengan Point Guard Legendaris: Keunikan dan Kelebihannya
Basket 28 Februari 2025, 14:30
-
Persentase Tembakan Tiga Angka Steph Curry: Angka Menakjubkan dalam Kariernya
Basket 28 Februari 2025, 14:15
-
NBA All-Star 2025: Tim Shaq Juara, Stephen Curry Rebut MVP
Basket 17 Februari 2025, 14:32
-
Jadwal Live Streaming NBA All Star 2025 di Vidio
Basket 14 Februari 2025, 23:47
-
Jazz vs Clippers: Dramatis, Clippers Menang 120-116
Basket 14 Februari 2025, 14:30
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






