Tundukkan Bulls, Clippers Cetak Tujuh Kemenangan Beruntun
Editor Bolanet | 12 Desember 2012 18:06
- Aksi Chris Paul pada menit terakhir pertandingan mengamankan keunggulan Los Angeles Clippers dan sukses mengalahkan Chicago Bulls 94-89 pada hari Selasa (11/12) waktu setempat. Ini adalah kemenangan ketujuh beruntun bagi Clippers.
Pada menit terakhir pertandingan, Clippers sudah unggul dua poin dan Paul membuatnya menjadi empat setelah berhasil memasukkan tembakan. Ia juga berhasil melakukan dua tembakan bebas dan menyelesaikan pertandingan itu dengan keunggulan lima poin untuk timnya.
Ini merupakan tujuh kemenangan beruntun Clippers yang kini telah mencatat rekor menang kalah 15-6. Ini juga merupakan kemenangan beruntun terpanjang tim berjuluk Lob City tersebut sejak musim 1991-1992.
Tim kami sangat menakjubkan karena kami adalah tim yang tak lelah berjuang setiap malam pertandingan, ujar Paul yang akrab disapa CP3 itu. Kami tak memiliki pemain yang bisa mencetak 30-40 poin.
Paul mengakhiri pertandingan dengan 18 poin, sementara Blake Griffin mencetak 22 poin dan 11 rebound. Para pemain cadangan Clippers pun mampu mencetak 34 poin.
Carlos Boozer dari Bulls mencetak angka terbanyak dengan 24 poin dan 13 rebound. Bulls yang kini mencatatkan rekor menang-kalah 11-9 masih belum bisa memainkan Derrick Rose dan Richard Hamilton yang masih cedera.
Dalam pertandingan ini para pemain cadangan Clippers tampil cukup impresif. Matt Barnes mencetak 14 poin, sementara Jamal Crawford menyumbangkan 10 poin.
Ini kemenangan tandang yang cukup bagus untuk tim kami, mengingat kami selalu kesulitan saat bertandang ke tim lawan. Memang cukup lama menanti kemenangan seperti ini, namun kami telah berada di jalur yang benar, tutup Barnes. (reu/kny)
Pada menit terakhir pertandingan, Clippers sudah unggul dua poin dan Paul membuatnya menjadi empat setelah berhasil memasukkan tembakan. Ia juga berhasil melakukan dua tembakan bebas dan menyelesaikan pertandingan itu dengan keunggulan lima poin untuk timnya.
Ini merupakan tujuh kemenangan beruntun Clippers yang kini telah mencatat rekor menang kalah 15-6. Ini juga merupakan kemenangan beruntun terpanjang tim berjuluk Lob City tersebut sejak musim 1991-1992.
Tim kami sangat menakjubkan karena kami adalah tim yang tak lelah berjuang setiap malam pertandingan, ujar Paul yang akrab disapa CP3 itu. Kami tak memiliki pemain yang bisa mencetak 30-40 poin.
Paul mengakhiri pertandingan dengan 18 poin, sementara Blake Griffin mencetak 22 poin dan 11 rebound. Para pemain cadangan Clippers pun mampu mencetak 34 poin.
Carlos Boozer dari Bulls mencetak angka terbanyak dengan 24 poin dan 13 rebound. Bulls yang kini mencatatkan rekor menang-kalah 11-9 masih belum bisa memainkan Derrick Rose dan Richard Hamilton yang masih cedera.
Dalam pertandingan ini para pemain cadangan Clippers tampil cukup impresif. Matt Barnes mencetak 14 poin, sementara Jamal Crawford menyumbangkan 10 poin.
Ini kemenangan tandang yang cukup bagus untuk tim kami, mengingat kami selalu kesulitan saat bertandang ke tim lawan. Memang cukup lama menanti kemenangan seperti ini, namun kami telah berada di jalur yang benar, tutup Barnes. (reu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
NBA All-Star 2025: Tim Shaq Juara, Stephen Curry Rebut MVP
Basket 17 Februari 2025, 14:32
-
Jadwal Live Streaming NBA All Star 2025 di Vidio
Basket 14 Februari 2025, 23:47
-
Jazz vs Clippers: Dramatis, Clippers Menang 120-116
Basket 14 Februari 2025, 14:30
-
Mavericks vs Warriors: Kyrie Irving Mencetak 42 Poin dalam Kemenangan 111-107 Mavericks
Basket 13 Februari 2025, 12:49
-
Berapa Banyak Pertandingan di NBA? Ini Dia Penjelasannya!
Basket 13 Februari 2025, 10:16
LATEST UPDATE
-
21 Pemain Liverpool untuk Melawan Galatasaray: Tanpa Alisson dan Chiesa
Liga Champions 10 Maret 2026, 04:07
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30












