Brasil Jadikan Rafael Sebagai Kambing Hitam
Editor Bolanet | 13 Agustus 2012 20:40
Operan lemah dari bek Manchester United itu membuka terjadinya gol pertama Meksiko saat pertandingan baru berlangsung 29 detik.
Brasil kesulitan untuk bangkit setelah tersengat di menit pertama, dan kemasukan gol kedua pada menit ke-74.
Penyerang FC Porto, , mencetak satu gol pada masa injury time, namun gol itu tidak cukup bagi Brasil, yang meski telah lima kali menjuarai Piala Dunia tetapi belum pernah meraih medali emas Olimpiade.
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) pada Minggu menyalahkan Rafael (21) dengan melontarkan kritik melalui situs resmi mereka, dengan berkata:
Bek kanan Rafael tahu bahwa ia membuat kesalahan yang membuat terjadinya gol pertama Meksiko pada final sepak bola Olimpiade di pesta olahraga London 2012.
Tidak ada yang menyangkal hal itu. Meski demikian, dengan skil dan determinasi dia, pemuda nomor punggung 2 itu tidak dapat dinodai dengan kesalahan.
Kritikan dari para ofisial kontras dengan sikap yang diperlihatkan sebagian besar pemain dan pelatih, yang kebanyakan membela pemain muda tersebut.
Pelatih Mano Menezes menegaskan bahwa Brasil memiliki 89 menit untuk menyamakan kedudukan, dan mereka tidak dapat melakukannya.
Sedangkan penyerang Brasil, , mengatakan setiap pemain, termasuk dirinya, berbagi tanggung jawab terhadap kekalahan itu. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cerita Mantan Pemain MU yang Pernah Juara UCL Bareng Cristiano Ronaldo, Kini Terancam Jeruji
Liga Inggris 25 September 2025, 01:24
-
Soal Panggilan ke Timnas Brasil, Ancelotti Kirim Ultimatum untuk Neymar!
Piala Dunia 13 September 2025, 19:45
-
Carlo Ancelotti Dituduh Pilih Kasih, Istimewakan Pemain Real Madrid di Timnas Brasil?
Piala Dunia 10 September 2025, 06:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






