Drama Final Piala Afrika 2025 Berujung Kontroversi: Maroko Resmi Juara Usai CAF Anulir Kemenangan Senegal
Ari Prayoga | 18 Maret 2026 06:21
Bola.net - Piala Afrika 2025 berakhir dengan keputusan mengejutkan. Timnas Maroko resmi dinyatakan sebagai juara setelah badan sepak bola Afrika CAF membatalkan hasil final yang sebelumnya dimenangkan Timnas Senegal.
Keputusan ini diambil menyusul insiden kontroversial pada laga puncak yang berlangsung 18 Januari, ketika para pemain Senegal sempat meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit.
Final berlangsung sengit dengan skor imbang 0-0 hingga masa injury time. Wasit Jean Jacques Ndala kemudian menunjuk titik putih pada menit tambahan kedelapan setelah meninjau VAR terkait pelanggaran El Hadji Malick Diouf terhadap Brahim Diaz.
Keputusan tersebut memicu kemarahan kubu Senegal. Pelatih Pape Thiaw bahkan menarik timnya keluar lapangan, sebagai reaksi atas dianulirnya gol Ismaila Sarr beberapa saat sebelumnya.
Kontroversi di Laga Final

Di tengah situasi panas, Sadio Mane sempat bertahan di lapangan dan mencoba membujuk rekan-rekannya agar melanjutkan pertandingan.
Setelah tertunda sekitar 17 menit, Senegal akhirnya kembali bermain. Namun peluang emas Maroko lewat penalti gagal dimaksimalkan setelah eksekusi “Panenka” Diaz berhasil diamankan oleh kiper Edouard Mendy.
Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan waktu. Pape Gueye kemudian mencetak gol kemenangan untuk Senegal, memastikan skor 1-0 dan sempat mengantar mereka meraih trofi.
CAF Anulir Hasil, Senegal Dinyatakan Kalah

Namun hasil tersebut tidak bertahan lama. CAF memutuskan Senegal dinyatakan kalah karena dianggap melanggar regulasi kompetisi.
Dalam pernyataan resminya, CAF menyebut Senegal “kehilangan pertandingan secara default” dengan skor 3-0 untuk kemenangan Maroko. Keputusan ini diambil setelah banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) diterima dan dikabulkan.
CAF merujuk pada Pasal 82 regulasi AFCON yang menyatakan tim yang menolak bermain atau meninggalkan lapangan tanpa izin wasit akan dianggap kalah. Sementara Pasal 84 menegaskan pelanggaran tersebut berujung kekalahan 3-0 serta eliminasi dari kompetisi.
Respons Maroko dan Reaksi Dunia

Federasi Maroko menegaskan bahwa banding yang diajukan bukan untuk meragukan performa Senegal, melainkan demi memastikan aturan ditegakkan secara konsisten.
Pelatih Maroko, Walid Regragui, sebelumnya juga mengkritik tindakan Senegal sebagai sesuatu yang “memalukan” dan tidak mencerminkan semangat sepak bola Afrika.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut mengecam insiden tersebut dan menyebutnya sebagai “pemandangan yang buruk” bagi sepak bola dunia.
Di sisi lain, Pape Thiaw akhirnya mengakui kesalahannya. Ia menyebut keputusan menarik tim keluar lapangan sebagai reaksi emosional di tengah panasnya pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Cuma Bradley Barcola, Liverpool Juga Kejar Winger PSG Ini
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 06:06
-
Pindah ke PSG atau Bertahan di Barcelona? Ini Kata Ferran Torres
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 21:00
-
Myles Lewis-Skelly Diminta Tolak MU dan Tetap Berjuang di Arsenal
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 20:30
-
Arsenal Terus Pepet Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Rating dan Share Piala Presiden 2026 Melonjak, Final Diprediksi Pecahkan Rekor
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 00:35
-
Balsa Sekulic Bidik Gelar Perdana di Final Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 5 Agustus 2026, 23:37
-
Victor Osimhen Ditawarkan ke Atletico Madrid
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 21:23
-
Fenomena Unik: 9 Manajer Baru Bersaing di Premier League 2026/2027, 5 Debutan!
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 19:42
-
Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16








