Jelang Rekor Piala Dunia, Mark Schwarzer Malah Pensiun
Editor Bolanet | 7 November 2013 03:40
- Penjaga gawang klub , Mark Schwarzer, memutuskan pensiun dari timnas , meski gelaran Piala Dunia 2014 kurang tujuh bulan lagi.
Schwarzer, yang kini berusia 41 tahun, bisa jadi bakal menjadi pemain tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia, andai tahun depan ia bergabung bersama Socceroos ke Brasil. Hingga saat ini, Roger Milla masih memegang rekor tersebut.
Sayangnya, Schwarzer memutuskan mengakhiri kiprah internasional, jelang laga uji coba menghadapi Kosta Rika, (19/11). Sejak memulai debut hingga saat ini, eks penjaga gawang itu telah mencatat 109 caps untuk timnas.
Terkait pensiunnya Schwarzer, hal tersebut seperti diungkapkan pelatih timnas, Ange Postecoglou. Meski tampak keberatan dengan rencana sang kiper, namun ia tetap menghormati keputusan sang pemain.
Mark masuk ke dalam skuat (uji coba) namun ia memutuskan ingin mengumumkan pensiunnya dan tak lagi berpartisipasi, tutur Ange.
Saya sepenuhnya menaruh hormat, pertama karena keputusannya merupakan keputusannya sendiri dan kedua, saya keliru jika tak menghormati keputusannya.
Ange mengakui jika Schwarzer merupakan salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepakbola Australia, dan menyebutnya sebagai pemain yang luar biasa di tim. Dan yang paling disesalkan adalah kesediaan ketika dipanggil untuk bergabung. (espn/atg)
Schwarzer, yang kini berusia 41 tahun, bisa jadi bakal menjadi pemain tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia, andai tahun depan ia bergabung bersama Socceroos ke Brasil. Hingga saat ini, Roger Milla masih memegang rekor tersebut.
Sayangnya, Schwarzer memutuskan mengakhiri kiprah internasional, jelang laga uji coba menghadapi Kosta Rika, (19/11). Sejak memulai debut hingga saat ini, eks penjaga gawang itu telah mencatat 109 caps untuk timnas.
Terkait pensiunnya Schwarzer, hal tersebut seperti diungkapkan pelatih timnas, Ange Postecoglou. Meski tampak keberatan dengan rencana sang kiper, namun ia tetap menghormati keputusan sang pemain.
Mark masuk ke dalam skuat (uji coba) namun ia memutuskan ingin mengumumkan pensiunnya dan tak lagi berpartisipasi, tutur Ange.
Saya sepenuhnya menaruh hormat, pertama karena keputusannya merupakan keputusannya sendiri dan kedua, saya keliru jika tak menghormati keputusannya.
Ange mengakui jika Schwarzer merupakan salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepakbola Australia, dan menyebutnya sebagai pemain yang luar biasa di tim. Dan yang paling disesalkan adalah kesediaan ketika dipanggil untuk bergabung. (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Peran Ancelotti dalam Sinar Estevao Willian di Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 08:00
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55














