Kasus! Tim Sepak Bola Wanita Kanada Memata-Matai Lawan Pakai Drone
Richard Andreas | 29 Juli 2024 11:14
Bola.net - Timnas sepak bola wanita Kanada tidak bisa tampil maksimal di Olimpiade 2024 kali ini. Turnamen baru saja dimulai dan mereka sudah terlibat skandal memata-matai lawan dengan bantuan drone.
Kasus ini bocor ke media pekan lalu. Diduga bahwa tim Kanada menerbangkan drone ke area latihan lawan mereka, Selandia Baru untuk merekam video dan mendapatkan informasi.
Kasus ini dengan cepat meluas. The Canadian Olympic Committee (COC) langsung membuka investigasi. Pelatih tim, Bev Priestman meminta maaf mewakili tindakan stafnya. Bev bahkan langsung mengundurkan diri sebelum pertandingan kontra Selandia Baru.
Kanada Juara Bertahan, tapi Main Curang
Kanada adalah juara bertahan sepak bola wanita Olimpiade. Mereka tetap menang 2-1 atas Selandia Baru di pertandingan kemarin, tapi kasus sudah terlanjur meluas.
Sang pelatih, Bev Priestman langsung dipulangkan ke Kanada, sebab hasil investigasi menunjukkan bahwa ini bukan kali pertama Kanada memata-matai lawan mereka.
Masalah ini bisa jadi lebih luas lagi, mengingat Kanada adalah salah satu tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.
"Canada Soccer telah memutuskan untuk menskors pelatih tim nasional wanita, Bev Prisetman di sisa Olimpiade Paris 2024 dan sampai kami menyelesaikan penyelidikan indipenden," kata Canada Soccer CEO & General Secretary, Kevin Blue.
Bukan Hanya Tim Wanita?
Lebih lanjut, media Kanada, TSN melaporkan bahwa bukan hanya tim sepak bola wanita yang menggunakan drone, kasus serupa juga dilakukan oleh tim sepak bola pria, dan sudah dilakukan selama bertahun-tahun.
Sekarang skandal mata-mata Kanada ini juga diinvestigasi oleh FIFA. Jika terbukti bersalah, ada ancaman untuk Kanada sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







