Keita: Pepe Panggil Saya Monyet
Editor Bolanet | 31 Juli 2014 06:31
- Gelandang AS Roma, Seydou Keita, menjelaskan bahwa dirinya menolak berjabat tangan dengan karena bek Real Madrid itu pernah menghina dirinya dengan sebutan monyet.
Sebelumnya, jelang dimulainya laga di Grup A International Champions Cup antara Madrid kontra Roma (30/07), Keita menolak menjabat tangan Pepe. Setelah itu, terjadi insiden pelemparan botol oleh Keita pada Pepe.
Usai laga, gelandang asal Mali itu menjelaskan bahwa aksi tolak jabat tangan itu ia lakukan karena Pepe pernah menghinanya dengan sebutan monyet. Hal itu terjadi kala Keita masih membela Barcelona FC.
Saat saya masih bermain di Barca, Pepe memanggil saya 'macaco.' Panggilan itu artinya monyet, dan dia meludahi saya. Saya mengatakan pada diri saya sendiri bahwa orang ini tak berharga sama sekali, bebernya pada RF1 usai laga.
Ditambahkannya, ia melakukan aksi melempar botol itu karena Pepe justru meludahinya usai seremoni jabat tangan tersebut.
Tiba-tiba dia berjalan di belakang saya dan meludahi saya. Saat itu, saya sedang memegang sebotol air dan saya melempar botol itu kepadanya. Rekan-rekan setimnya melihat kami dan mereka berniat untuk memukul saya, ketus pemain 34 tahun tersebut. [initial]
(gl/dim)
Sebelumnya, jelang dimulainya laga di Grup A International Champions Cup antara Madrid kontra Roma (30/07), Keita menolak menjabat tangan Pepe. Setelah itu, terjadi insiden pelemparan botol oleh Keita pada Pepe.
Usai laga, gelandang asal Mali itu menjelaskan bahwa aksi tolak jabat tangan itu ia lakukan karena Pepe pernah menghinanya dengan sebutan monyet. Hal itu terjadi kala Keita masih membela Barcelona FC.
Saat saya masih bermain di Barca, Pepe memanggil saya 'macaco.' Panggilan itu artinya monyet, dan dia meludahi saya. Saya mengatakan pada diri saya sendiri bahwa orang ini tak berharga sama sekali, bebernya pada RF1 usai laga.
Ditambahkannya, ia melakukan aksi melempar botol itu karena Pepe justru meludahinya usai seremoni jabat tangan tersebut.
Tiba-tiba dia berjalan di belakang saya dan meludahi saya. Saat itu, saya sedang memegang sebotol air dan saya melempar botol itu kepadanya. Rekan-rekan setimnya melihat kami dan mereka berniat untuk memukul saya, ketus pemain 34 tahun tersebut. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















