Mengintip Fakta Unik dari Liga Korea Selatan yang Bergulir Kembali
Afdholud Dzikry | 9 Mei 2020 12:46
Bola.net - Kabar gembira datang dari Liga Korea Selatan. Setelah sempat terhenti akibat pandemi virus corona selama dua bulan, K-League 1 akhirnya kembali bergulir kembali.
Partai pembuka K League 1 setelah corona mempertemukan juara bertahan, Jeonbuk Motors melawan Suwon Bluewings di Jeonju World Cup Stadium, Jeonju, Jumat (8/5/2020).
Ada lima fakta dari pertandingan itu. Pertama, kursi-kursi stadion kosong melompong sesuai aturan untuk menggelar K League 1.
Kedua, tidak ada seremoni salam-salaman sebelum pertandingan dimulai. Sebagai gantinya, kedua tim membentuk guard of honour saat satu per satu pemain memasuki lapangan.
Ketiga, K League 1 memberlakukan 12 aturan demi keamanan dan keselamatan. Aturan yang mencolok adalah, di atas lapangan, para pemain harus menjaga jarak saat berkomunikasi. Dengan wasit pun begitu.
Keempat, di bangku cadangan, para pemain dan ofisial Jeonbuk serta Suwon memakai masker.
Kelima, saat pertandingan berjalan, sayup-sayup nyanyian dari suporter terdengar. Kemungkinan, suara itu hanya rekaman yang diputar untuk memecahkan keheningan duel kedua kesebelasan.
See You Soon, Stay Strong
Fakta keenam adalah, pemain melakukan penghormatan dan respek untuk petugas medis Korea.
Tanda pagar (tagar) C_U_SOON dan tulisan Stay Strong menghiasi satu sisi tribune Jeonju World Cup Stadium. Pertandingan berjalan agak lamban. Maklum, kedua tim tidak punya cukup persiapan untuk memulai kompetisi di tengah pandemi virus corona.
Sebagai tuan rumah dan jawara bertahan, Jeonbuk tentu mengincar kemenangan. Namun hingga menit ke-80, permainan armada Jose Morais masih belum meyakinkan.
Untungnya, Jeonbuk punya Lee Dong-gook. Legenda hidup Timnas Korea Selatan itu berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-84. Masuk sebagai supersub, pemain berusia 41 tahun ini berhasil menyambut bola dengan kepalanya hasil dari sepak pojok.
Menandai gol tersebut, Dong Gook berlari ke sudut lapangan. Eks penyerang Middlesbrough ini merayakannya dengan gestur yang dinamakan Thank You Challenge.
Gerakan Thank You Challenge, yang memperlihatkan satu telapak tangan menopang tangan satunya yang mengacungkan jempol, tengah populer di Korea Selatan. Gerakan ini merupakan tanda ucapan terima kasih kepada petugas medis Korea Selatan yang menangani virus corona.
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi)
Published: 8/5/2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Persib vs Persita: Eliano Reijnders Ingin Juara Bersama Maung Bandung
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 16:37
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00













