Sanksi untuk Senegal Usai 'Mogok' di Final Piala Afrika 2025: Denda Rp9,65 miliar hingga Larangan untuk Pelatih
Asad Arifin | 29 Januari 2026 18:14
Bola.net - Final Piala Afrika 2025 tak hanya menghadirkan drama penentuan juara, tetapi juga meninggalkan catatan kelam yang berujung sanksi berat dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Insiden panas di laga puncak antara Senegal dan Maroko kini berbuntut panjang.
CAF secara resmi menjatuhkan hukuman kepada pelatih Senegal, Pape Thiaw, akibat aksi tidak sportif yang terjadi dalam laga final di Rabat pada 18 Januari lalu. Pertandingan yang dimenangkan Senegal 1-0 itu sempat terhenti lama karena kekacauan di menit-menit krusial.
Sanksi tidak hanya menimpa Thiaw. Federasi Sepak Bola Senegal (FSF), sejumlah pemain Senegal, hingga bintang Maroko Achraf Hakimi juga menerima hukuman akibat peran masing-masing dalam insiden tersebut.
Keputusan CAF ini menjadi penegasan bahwa tindakan yang dinilai mencederai sportivitas dan citra sepak bola Afrika tidak akan ditoleransi, meskipun terjadi di laga sebesar final Piala Afrika.
Sanksi untuk Pape Thiaw dan Federasi Senegal

Pelatih Senegal, Pape Thiaw, telah dilarang melatih selama lima pertandingan setelah insiden kacau selama final Piala Afrika 2025 melawan Maroko bulan ini.
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) mendenda Thiaw sebesar $100.000 (£72.000), dengan alasan ia bersalah atas "perilaku tidak sportif" dan "mencemarkan nama baik sepak bola". Jika dikonversi, denda tersebut setara sekitar Rp1,57 miliar atau sekitar Rp1,43 miliar.
Final pada 18 Januari di Rabat, yang dimenangkan Senegal dengan skor 1-0, berubah menjadi kacau ketika para pemain Senegal meninggalkan lapangan setelah Maroko mendapatkan penalti di waktu tambahan.
Penyerang Senegal Iliman Ndiaye dan Sarr menerima larangan bermain dua pertandingan karena "perilaku tidak sportif terhadap wasit". Sementara, Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) didenda total $615.000 (£444.000) atau sekitar Rp9,65 miliar hingga Rp8,79 miliar.
Hukuman untuk Maroko dan Keputusan Final CAF

Penyerang Maroko Ismael Saibari diberi larangan bermain tiga pertandingan dan didenda $100.000 (£72.000), setara sekitar Rp1,57 miliar. Hukuman ini dijatuhkan atas perannya dalam insiden di penghujung laga.
Sementara itu, bek Maroko Achraf Hakimi diberi larangan bermain dua pertandingan, dengan satu pertandingan ditangguhkan selama 12 bulan. Sanksi ini menjadi pukulan tersendiri bagi Maroko yang kalah di final.
Upaya Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) untuk membatalkan hasil pertandingan setelah para pemain Senegal meninggalkan lapangan ditolak oleh komite disiplin CAF.
Larangan bagi Thiaw dan keempat pemain tersebut hanya berlaku untuk pertandingan CAF dan tidak akan memengaruhi persiapan Piala Dunia di AS, Kanada, dan Meksiko.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga:
- Benfica Jegal Real Madrid di Liga Champions, Nama Jose Mourinho Kembali Dikaitkan dengan Kepulangan ke Bernabeu
- Kalahkan Borussia Dortmund, Cristian Chivu Sanjung Performa Apik Inter Milan
- Guardiola Mengaku Sempat Dibuat Panik Oleh Taktik Gila Mourinho di Laga Benfica vs Madrid, Ada Apa Nih?
- Akhirnya, Erling Haaland!
- Penegasan Kualitas Seorang Cole Palmer
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sepatu Emas di Tengah Luka: Brahim Diaz Rajai Daftar Top Skor Piala Afrika 2025
Piala Dunia 19 Januari 2026, 09:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Sporting vs Bodo/Glimt 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 19:00
-
Prediksi Man City vs Real Madrid 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 18:15
-
Prediksi Chelsea vs PSG 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 17:30
-
Rumor Xabi Alonso ke Liverpool Makin Panas, Agen Akhirnya Buka Suara
Liga Inggris 16 Maret 2026, 16:38
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Arsenal vs Leverkusen 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:00
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05











