Sriwijaya FC Dipermalukan Thai Port di AFC Cup
Editor Bolanet | 12 Mei 2010 22:20
Kendati sempat lebih dulu unggul 1-0, Sriwijaya FC (SFC) gagal mempertahankan kemenangan. Pada babak pertama, SFC sudah ketinggalan 1-2.
Sejak peluit tanda pertandingan dimulai pukul 16.00 WIB, kedua tim memperagakan permainan cepat dan agresif saling menyerang. Satu menit berselang Thai Port sudah mengejutkan barisan pertahanan SFC melalui strikernya, begitu pula Laskar Wong Kito melalui tendangan Arif Suyono, tapi masih dapat ditangkap kiper Thai Port.
Setelah saling jual beli serangan, akhirnya menit ke-7, SFC berhasil membobol gawang Thai Port melalui tendangan menyamping dan terukur oleh Anoure Obiora. Kedudukan 1-0 untuk SFC
Gelandang Thai Port, menggiring bola melalui aksi individu ke gawang di menit 17, tapi masih dapat dibelokkan . Tendangan Yai Ninwong menit 22, masih melebar dari tiang gawang dijaga Ferry Rotinsulu.
Menit 29, Moudourou Swa Moise ditarik keluar lapangan karena menderita cedera dan digantikan Itthipol Nonsiri.
Menit 35, Cristian Worabay menjatuhkan Sompong di area terlarang dan wasit menunjuk titik putih. yang menjadi eksekutor di menit 36, pertama-tama gagal melaksanakan tugasnya karena dapat ditepis Ferry, tapi bola yang berbalik langsung disambarnya dan tidak dapat dihalau Ferry. Kedudukan berubah imbang 1-1.
Di masa injury time, berhasil menambah keunggulan dengan memanfaatkan sepak pojok dari . Kedudukan hingga turun minum 2-1 untuk Thai Port.
Memasuki babak kedua, Thai Port menambah keunggulan melalui di menit 48, setelah mengelabui Charis Yulianto. Kedudukan 3-1 untuk Thai Port. Menit 65, giliran SFC mendapat peluang emas melalui umpan matang Arif kepada Obiora, tapi sundulan striker asal Nigeria ini masih melesat di atas mistar gawang Thai Port.
Menit 78, mencetak hat-trick setelah memanfaatkan umpan matang dari tendangan bebas dari . Kedudukan 4-1 untuk Thai Port. Hingga penambahan waktu empat menit, kedudukan tidak berubah.
Wasit Shamsuzzaman Tayeb Hasan (Bangladesh) memberikan kartu kuning kepada , karena menjatuhkan Isnan Ali (39`), Pattarakorn Tanganurat di menit 70, Zah Rahan (88`), dan Alep Pohji (88`).
Sriwijaya FC saat ini selain pemainnya dikeluhkan pelatih, sedang dilanda kelelahan karena harus menjalani tiga laga sekaligus (AFC Cup, Liga Indonesia, dan Copa), juga tengah menghadapi masalah hukum empat pemainnya yang dilaporkan melakukan pengeroyokan dan penganiayaan kepada suporternya sampai ada yang mengalami luka serius.
Poltabes Palembang telah menetapkan empat pemain utama SFC yaitu , Cristian Worabay, Charis Yulianto, dan Isnan Ali sebagai tersangka tindak penganiayaan tersebut, kendati mereka telah meminta maaf kepada korban. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Bekuk Brentford 2-0, Liam Rosenior Full Senyum!
Liga Inggris 18 Januari 2026, 14:56
-
Cetak Gol Lagi di Bernabeu, Raul Asencio: Semoga Bisa Lebih Banyak Lagi!
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 09:37
-
Kalahkan Levante, Arbeloa Sanjung Mentalitas Real Madrid
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 08:53
-
Madridista Cemooh Skuad Real Madrid, Alvaro Arbeloa: Memang Sudah Selayaknya!
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 08:33
-
Michael Carrick Hanya Butuh 3 Hari untuk Hancurkan Sang Tetangga Berisik
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:10
-
Prediksi Wolves vs Newcastle 18 Januari 2026
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:00
-
MU 'Hancurkan' Manchester City, Peter Schmeichel: Terima Kasih, Carrick!
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:50
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Momen Kamera Tangkap Gerutu Declan Rice Usai Gagal Kalahkan Nottingham Forest
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48





