5 Hero Arena of Valor yang Paling Sulit Dikuasai
Richard Andreas | 15 Oktober 2018 15:30
Bola.net - - Arena of Valor atau yang juga disebut AoV dikenal sebagai salah satu mobile game yang berjenis Mulitiplayer Online Battle Arena (MOBA). AoV bersaing ketat dengan Mobile Legends untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhan pengguna.
AoV bahkan sudah masuk dalam kategori e-sports karena memenuhi beberapa unsur kompetitif yang diharuskan. Pada Asian Games 2018 lalu, AoV juga menjalani debutnya di kompetisi resmi meski masih berstatus exhibition match.
Pada dasarnya, AoV cukup mudah. Dua tim, 5 vs 5, berusaha mengalahkan lawan dengan menjatuhkan tower dan menghancurkan base mereka. AoV meniru video gim yang sudah lebih dahulu populer seperti Dota 2 dan League of Legends (LoL).
Meski tampak mudah, AoV tetap menghadirkan tantangan tersendiri. Sampai berita ini ditulis, terdapat 71 pilihan hero di AoV yang terbagi dalam enam peran. Mulai dari Tank, Warrior, Assassin, Mage, Archer dan Support.
Di antara banyaknya hero tersebut, terdapat setidaknya lima hero yang paling sulit dikuasai, khususnya untuk pemula. Menukil samurai-gamers.com, berikut lima hero tersulit dalam AoV:
Zill
Hero pertama yang paling menyulitkan adalah Zill, mage assassin. Zill adalah hero yang sangat kuat dan memiliki potensi untuk bermain gank lane dengan cepat dan membunuh lawan tanpa terluka dengan ultimate skillnya. Meski demikian, Zill mungkin sulit diarahkan oleh sebagian pengguna, khususnya pengguna baru.
Skill passive Zill menuntut pengguna untuk mengawasi 'jejak' alias stacks yang dia tinggalkan pada lawan untuk memberi damage yang lebih besar. Dibutuhkan kombinasi yang tepat dan memahami perbedaan stacks yang dibuat ZIll untuk memaksimalkan skill passivenya seefektif mungkin.
Zill juga memiliki HP yang cukup rendah jadi harus berhati-hati memainkannya, penentuan waktu skill ultimate sangatlah penting.
Raz
Raz adalah hero ofensif yang sangat kuat tetapi butuh waktu lama untuk menguasai hero ini. Abilities-nya sangat kuat. Namun yang membuat Raz sulit adalah pengguna harus memilih duel sebijak mungkin dan memosisikan Raz sebaik mungkin untuk memaksimalkan Explosive KO yang dia miliki.
Skill ultimate Raz bisa melukai dan mendorong lawan, jadi pengguna baru yang kurang berpengalaman biasanya justru mendorong lawan ke jalan keluar, yang membuat lawan mudah kabur.
Raz adalah hero yang sangat kuat dan menyenangkan untuk dimainkan.
Airi
Airi adalah warrior/assassin yang bisa dengan mudah membunuh lawan. Meski demikian, yang membuat Airi sulit dimainkan bukanlah set skills-nya tetapi kelemahannya dalam team fight. Jika Airi terjebak di tengah burst abilities dan crowd control, dia mudah mati.
Airi juga sangat bergantung pada Shadow untuk keluar dari masalah, sebab itulah satu-satunya cara Airi untuk menyerang atau melarikan diri. Pada dasarnya, Airi adalah assassin yang tak berguna ketika Shadow-nya sedang cooldown.
Pengguna harus memahami manajemen kemampuan yang baik dan penentuan waktu untuk menyerang jika ingin menguasai hero yang satu ini.
Wonder Woman
Bagian paling sulit memainkan Wonder Woman adalah banyaknya kerumitan dalam menggunakan abilitiesnya yang mungkin akan mengganggu pengguna baru. Salah satu contoh yang paling jelas adalah Lasso of Truth. Jika lawan memiliki HP lebih dari 50%, Wonder Woman yang tertarik menuju lawan. Sebaliknya, jika lawan memiliki HP lebih sedikit, Lasso itu akan menarik lawan menuju Wonder Woman.
Satu kesalahan kecil saja, skill ini bisa membuat Wonder Woman kesulitan. Khususnya jika bertarung di dekat tower musuh.
Selain itu, skill pasif pertama Wonder Woman juga sulit dipelajari. Menguasai Wonder Woman dapat dikatakan sebagai pencapaian yang sangat bagus. Sebab hal ini berarti pengguna sudah sangat memahami konsep permainan AoV seperti micromanagement dan situational awareness.
Zuka
Zuka adalah salah satu warrior/assassin yang dikenal memiliki mobilitas tinggi dengan total empat dash dan leap. Lalu, bagaimana karakter dengan mobilitas tinggi jadi sulit dimainkan?
Masalahnya, pengguna harus membiasakan diri langsung menyerang lawan begitu menggunakan salah satu abilities Zuka untuk memaksimalkan dampak dalam duel. Selain itu, Zuka juga hanya memiliki satu kemampuan crowd control - dan pengguna harus melukai lawan untuk membuatnya bekerja.
Selain itu, Zuka juga sangat lemah pada burst damage, yang membuatnya kian sulit dimainkan. Sebab, merancang Zuka sebagai tank akan menghilangkan sebagian besar kekuatannya.
Berita Video
Berita Video Cerahnya Masa Depan E-Sports di Mata Hendry Johtree
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Mobile Legends M5 World Championship 2023
Lain Lain 19 Desember 2023, 08:00
-
Klub Liga 1 dan Liga 2 Gaungkan IFeL 2023, Ada Player dari Barcelona dan Thailand
Bola Indonesia 24 Oktober 2023, 23:50
-
Jadwal Lengkap Esports Asian Games 2023: Kapan Tim Esports Indonesia Bermain?
Lain Lain 25 September 2023, 15:11
-
Jadwal Lengkap IESF Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) 2023
Lain Lain 31 Agustus 2023, 10:04
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSV vs Bayern: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 29 Januari 2026, 01:19
-
Tempat Menonton Club Brugge vs Marseille: Duel Hidup Mati Menuju Fase Gugur UCL
Liga Champions 29 Januari 2026, 01:14
-
Tempat Menonton Dortmund vs Inter: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:58
-
Tempat Menonton PSG vs Newcastle: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:16
-
Tempat Menonton Eintracht Frankfurt vs Tottenham: Misi 8 Besar The Lilywhites
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:04
-
Tempat Menonton Napoli vs Chelsea: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 28 Januari 2026, 23:24
-
Harry Maguire, Kontrak Baru, dan Dilema Manchester United
Liga Inggris 28 Januari 2026, 22:53
-
Misteri Tak Berujung Paul Pogba di Monaco
Liga Eropa Lain 28 Januari 2026, 22:41
-
Giuliana Vigile Mendadak Viral: Asisten Wasit Spek Bidadari dari Serie D Italia
Bolatainment 28 Januari 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04






