96 Korban Hillsborough Tewas Karena Kesalahan Polisi, Bukan Fans Liverpool
Editor Bolanet | 26 April 2016 21:30
15 April selalu diperingati sebagai hari yang memberikan duka mendalam bagi klub Liverpool. Pasalnya sebanyak 96 fans klub asal Merseyside tersebut tewas saat mendukung klub kesayangannya itu bertanding melawan Nottingham Forrest di ajang semifinal Piala FA di Hillsborough pada tahun 1989 silam. Para korban yang mayoritas masih berusia muda tewas karena berdesak-desakan dan terinjak-injak.
Awalnya, pihak kepolisian menuding tragedi itu disebabkan oleh para suporter Liverpool sendiri. Mereka juga terus menutupi fakta-fakta yang sebenarnya. Para Kopites kian tersudut setelah salah satu media terbesar di Inggris, The Sun, juga ikut menyebut mereka jadi pihak yang bertanggung jawab atas tragedi terbesar di Inggris tersebut.
Para keluarga korban Hillsborough sendiri terus melakukan perlawanan dan terus menuntut keadilan atas insiden tersebut. Mereka terus berjuang tanpa kenal lelah selama 27 tahun terakhir. Perjuangan mereka mendapat titik terang setelah pada Desember 2012 lalu, Pengadilan Tinggi London memerintahkan adanya penyelidikan baru setelah penyelidikan independen menemukan adanya bukti-bukti baru yang menyatakan para fans The Reds tidak bersalah dan ada sejumlah fakta yang ditutup-tutupi oleh pihak polisi.
Akhrinya setelah melalui proses penyelidikan yang panjang, dan berdasar dari keputusan para juri, pihak Pengadilan akhirnya memutuskan bahwa pihak kepolisian South Yorkshire lah yang bersalah dalam insiden tersebut. Sebaliknya, para para fans Liverpool dinyatakan tak memiliki peran atau jadi penyebab dalam tragedi tersebut.
Pihak pengadilan juga menyebutkan bahwa Komandan Polisi yang bertugas kala itu, David Duckenfield, membuat kesalahan karena membuka gerbang Leppings Lane yang membuat situasi jadi makin tak terkontrol. Selain itu, mereka juga memutuskan bahwa desain dari stadion Hillsborough, kesalahan dalam perhitungan kapasitas stadion, telatnya respon dari pihak kepolisian dan ambulan juga ikut andil dalam tragedi tersebut.
Meski sudah ada keputusan dari pihak pengadilan, bukan berarti kasus ini akan berhenti begitu saja. Selanjutnya masih akan ada penilaian terkait hukuman apa yang akan dijatuhkan pada pribadi atau instansi yang terkait pada kasus tersebut. [initial]
Baca Juga:
- MU Kecam Fans Yang Nyanyikan Chants Hillsborough di Anfield
- Tragedi Hillsborough: Petugas Gerbang Akui Ijinkan Orang Menerobos
- Edisi Piala Dunia The Sun Diboikot
- Kembali ke Anfield, Owen Disambut 'Kruk'
- Poster Persatuan MU-Liverpool Peringati Tragedi Hillsborough
- Giroud Persembahkan Golnya Untuk Korban Tragedi Hillsborough
- Seremoni 25 Tahun Tragedi Hillsborough
- Curva Sud San Siro pun Turut Nyanyikan YNWA
- Gabung The Sun, Owen Panen Kecaman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















