Awal Mula Pertemanan Ferguson dan Mourinho
Editor Bolanet | 21 Maret 2013 07:30
- Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho mencoba untuk membeberkan awal dari hubungan pertemanan mereka, yang sama-sama terkenal sangat jarang memiliki hubungan baik dengan pelatih lain.
Penghargaan yang diberikan Mourinho terhadap Ferguson memang tidak pernah ia berikan terhadap rival lain yang pernah berkompetisi dengan dirinya. Beberapa waktu lalu, kedua pelatih itu pun menyempatkan diri untuk berbagi cerita mengenai asal-muasal hubungan pertemanan baik di antara mereka.
Menurut Ferguson, hubungan baik mereka dimulai sejak kali pertama keduanya di kancah Premier League, saat Mou menjadi arsitek Chelsea.
Ada sedikit pertengkaran antara kami seusai pertandingan, namun saya selalu mengagumi hasil kerja dirinya. Dan saya pun menjadi akrab setelah kami sering melakukan pertemuan saat makan malam maupun setelah pertandingan, yang mana kami sering bertukar pendapat mengenai banyak hal sembari meminum anggur. Hal yang saya suka dari Jose adalah dia bisa menertawai dirinya sendiri, papar Ferguson seperti dilansir oleh Sportwitness.
Sedangkan bagi Mourinho kekagumannya kepada Ferguson dimulai saat pelatih Manchester United itu memberikan selamat kepada dirinya atas keberhasilannya menumbangkan MU di ajang Liga Champions
Saat itu saya sedang berada di ruang ganti Manchester merayakan pesta kemenangan Porto. Saya masih sangat muda. Dan ia datang kepada saya untuk memberikan ucapan selamat dan mengundang saya untuk minum kopi, setelah timnya saya kalahkan. Beberapa tahun berikutnya kami sering melakukan hal semacam itu, dia sering membantu saya, dan hal itu lah yang membuat saya tersentuh, saya benar-benar menaruh hormat kepadanya, papar pelatih Real Madrid ini. (sws/bgn)
Penghargaan yang diberikan Mourinho terhadap Ferguson memang tidak pernah ia berikan terhadap rival lain yang pernah berkompetisi dengan dirinya. Beberapa waktu lalu, kedua pelatih itu pun menyempatkan diri untuk berbagi cerita mengenai asal-muasal hubungan pertemanan baik di antara mereka.
Menurut Ferguson, hubungan baik mereka dimulai sejak kali pertama keduanya di kancah Premier League, saat Mou menjadi arsitek Chelsea.
Ada sedikit pertengkaran antara kami seusai pertandingan, namun saya selalu mengagumi hasil kerja dirinya. Dan saya pun menjadi akrab setelah kami sering melakukan pertemuan saat makan malam maupun setelah pertandingan, yang mana kami sering bertukar pendapat mengenai banyak hal sembari meminum anggur. Hal yang saya suka dari Jose adalah dia bisa menertawai dirinya sendiri, papar Ferguson seperti dilansir oleh Sportwitness.
Sedangkan bagi Mourinho kekagumannya kepada Ferguson dimulai saat pelatih Manchester United itu memberikan selamat kepada dirinya atas keberhasilannya menumbangkan MU di ajang Liga Champions
Saat itu saya sedang berada di ruang ganti Manchester merayakan pesta kemenangan Porto. Saya masih sangat muda. Dan ia datang kepada saya untuk memberikan ucapan selamat dan mengundang saya untuk minum kopi, setelah timnya saya kalahkan. Beberapa tahun berikutnya kami sering melakukan hal semacam itu, dia sering membantu saya, dan hal itu lah yang membuat saya tersentuh, saya benar-benar menaruh hormat kepadanya, papar pelatih Real Madrid ini. (sws/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















