Bahkan Adidas Pun Dicabik oleh Johan Cruyff
Editor Bolanet | 25 Maret 2016 10:15
Cruyff juga sangat keras kepala, dalam arti ia selalu menegaskan bahwa sepakbola harus berjalan indah. Cruyff sangat anti dengan taktik sepakbola yang ultra defensif. Bagi Cruyff, sepakbola yang paling benar adalah seperti yang dipraktekkan Barcelona di era Josep Guardiola.
Semasa masih muda pun, Cruyff sudah menunjukkan sikap semacam ini. Jelang pergelaran Piala Dunia 1974, Cruyff sudah berani menantang timnas Belanda dan juga Adidas.
Ceritanya, Cruyff saat itu disponsori oleh Puma sedangkan Belanda disponsori oleh Adidas. Cruyff harusnya bermain dengan balutan jersey dengan logo dan penampakan khas Adidas, tapi ia menolaknya.
Cruyff menolak mentah-mentah perintah timnas untuk memakai jersey nomor 14 dengan logo Adidas. Belanda pun akhirnya mengalah dan meminta Adidas untuk membuatkan jersey istimewa untuk Cruyff. Jersey itu tanpa logo Adidas dan tiga garis di pundak khas Adidas pun dilepas satu.
Alhasil, Cruyff memakai jersey timnas Belanda tanpa logo apparel dengan dua garis hitam di bagian pundak. Belanda tak bisa berbuat banyak menghadapi sikap keras kepala Cruyff ini. Jika Cruyff menolak bermain, mereka akan kehilangan bintang terbaik.
Sikap keras kepala Cruyff tak berhenti di situ. Bertahun-tahun setelah insiden itu, Adidas mencoba mendekati Cruyff untuk membicarakan pemasaran hak pencitraan pribadinya dan juga dua garis tersebut. Namun Cruyff menegaskan: 'Dua garis itu milik saya. (ftw/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ajax vs Inter Milan: Dari Cruyff, Crespo, Hingga Chivu
Liga Champions 17 September 2025, 10:30
LATEST UPDATE
-
Rebutan Juara Premier League: Momentum Sekarang Ada di Tangan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 16:15
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00


















