Bebas Cedera Saat Main Futsal Berkat Pemanasan FIFA 11+
Wuri Anggarini | 16 September 2019 09:29
Bola.net - Mendukung hobi anak dalam bidang olahraga nggak hanya dapat menunjang kesehatan tubuhnya saja. Hal ini juga akan mendukung perkembangan motorik dan koordinasi anak, terutama jika ia bermain olahraga yang membutuhkan kerja sama tim seperti sepak bola atau futsal. Namun, hobi ini berisiko cedera, terutama di bagian engkel, hamstring, atau lutut yang dapat mengganggu keaktifannya dalam melakukan berbagai hal favoritnya.
Namun, berbagai risiko tersebut nggak harus membuatmu risau jika ia dilindungi dengan asuransi anak yang dapat menangani berbagai kondisi kesehatannya di masa depan. Selain itu, latih ia dengan pemanasan FIFA 11+ yang dirancang khusus untuk menurunkan luka atau cedera saat bermain sepak bola dan futsal.
Apa Itu FIFA 11+
Sebelum turun ke lapangan futsal, memang diwajibkan untuk melakukan pemanasan. Tapi jangan asal menggerakkan tubuh, karena ada aturannya. FIFA sudah mengembangkan FIFA 11+, gerakan pemanasan yang terbukti mampu menurunkan risiko cedera dalam pertandingan sepakbola atau futsal. Nggak butuh waktu lama kok, cukup luangkan 20 menit sebelum mulai berlatih futsal.
Diawali dengan Lari
Pada dasarnya, FIFA 11+ dibagi menjadi 3 komponen dasar. Diawali dengan lari selama 8 menit, mulai dengan lari lurus ke depan, hip out dengan mengangkat lutut atau memutar pinggul ke arah luar kerucut, hip in, circling partner, shoulder contact, dan lari cepat ke depan dan ke belakang. Berisi gerakan memotong, mengubah arah, hingga teknik mendarat yang tepat, ulangi setiap jenis latihan lari ini selama dua set.
Latihan Kekuatan, Plyometrik, dan Keseimbangan
Dilanjutkan dengan komponen kedua dengan total durasi selama 10 menit. Walau gerakannya tampak mudah dan sederhana, latihan ini akan melatih kekuatan otot inti dan keseimbangan.
Pertama, lakukan latihan yang dikenal dengan the bench yang mirip dengan push up tapi tahan tubuh lurus di udara dengan lengan yang menekuk dan kaki yang lurus selama 20-30 detik. Lanjutkan dengan sideways bench dengan mengubah posisi tubuh menjadi miring dengan lutut tertekung dan siku menekung menopang tubuh bagian atas.
Setelah mengulangi selama 3 set, lakukan Hamstring 3-5 kali dengan bantuan teman yang menahan pergelangan kaki. Kemudian berdiri di atas satu kaki dengan kedua tangan memegang bola. Tahan selama 30 detik lalu berganti kaki dan ulangi latihan yang sama. Akhiri latihan komponen kedua dengan melakukan squats dan melompat masing-masing sebanyak 2 set.
Komponen Terakhir
Latihan terakhir diisi dengan lari. Bedanya dengan komponen pertama, latihan penutup pemanasan ini hanya berlangsung selama 2 menit dan berlari dengan kecepatan tinggi. Mulai dengan berlari melintasi lapangan dari satu sisi ke sisi lain sebanyak dua set, lalu berlari dengan mengangkat lutut tinggi-tinggi hingga mencapai sisi lain dari lapangan, dan terakhir lakukan gerakan lari sambil mengubah arah.
Ada 3 tingkatan kesulitan dari pemanasan FIFA 11+ yang bisa disesuaikan dengan kemampuan pemain. Jika ingin bebas dari cedera, pastikan posisi tubuh saat melakukan pemanasan sudah benar dan lakukan secara teratur. Siap bermain futsal?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diasuransikan, Masa Iya Pendidikan Kalah Penting Sama Kaki Lionel Messi
Bolatainment 6 September 2019, 13:27
-
Cedera Hamstring, Luke Shaw Absen Lawan Arsenal
Liga Inggris 27 Agustus 2019, 09:21
-
Mangkir Tes Medis, Barcelona Frustasi pada Ousmane Dembele
Liga Spanyol 20 Agustus 2019, 11:10
-
Penantian Panjang Mattia Caldara untuk Sembuh Cedera
Liga Italia 27 November 2018, 12:18
-
Nacho dan Casemiro Cedera, Real Madrid krisis Pemain
Liga Spanyol 13 November 2018, 09:17
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



