Doa Marko Simic untuk Korban Teror Bom di Surabaya
Haris Suhud | 15 Mei 2018 15:22
Bola.net - - Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic, mengirimkan doa untuk para korban teror bom yang terjadi di Surabaya pada hari Minggu (13/5) kemarin. Ia merasa prihatin dengan aksi terorisme tersebut.
Seperti yang diketahui bahwa lima bom meledak di kawasan Jawa Timur. Ada tiga bom meledak di tiga gereja di daerah Surabaya pada Minggu pagi. Pada malamnya, bom kembali mengguncang Sidoarjo.
Apa yang didapat manusia, jika dia menginginkan seluruh dunia, kehilangan jiwanya sendiri #Prayforsurabaya, kicau striker Persija Jakarta berusia 30 tahun itu di Instagram pribadi.
Dalam kicauannya tersebut, Simic mengunggah video yang menampilkan dirinya sedang berdoa sebelum pertandingan Persija.
Pada Senin (14/5/2018) pukul 08.50 WIB, Surabaya kembali diguncang Bom. Bom kembali meledak di Polrestabes Surabaya.
Bom bunuh diri meledak di tiga gereja Surabaya pada Minggu 13 mei pagi. Hingga Senin (14/5/2018) pagi, total korban tewas 14 orang. Enam di antaranya pelaku bom bunuh diri.
Getiga lokasi ledakan ini rupanya dilakukan oleh enam orang yang masih satu keluarga. Terdiri dari ayah, ibu dan empat orang anaknya. Mereka adalah Dita Supriyanto (ayah), Puji Kuswati (ibu) dan anak-anaknya yakni, Fadila Sari (12), Pamela Riskika (9), Yusuf Fadil (18) dan Firman Halim (16).
Faktanya, paham radikal di keluarga Dita tampaknya sudah sangat kental. Bukan tanpa alasan, keluarga ini juga diketahui baru saja pulang dari Suriah, markas ISIS.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, ada sekitar 1.100 WNI yang pergi ke Suriah, dan 500 sudah kembali. Sisanya ada yang tewas dan masih menetap di sana.
Yang kembali dari Suriah 500, termasuk di antaranya keluarga ini, kata Kapolri Jenderal Tito dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Surabaya, Minggu (13/5).
Ke Suriah, keluarga Dita bergabung dengan ISIS dan kembali ke Indonesia. Bersama ISIS, keluarga Dita belajar strategi teror, kemiliteran, dan membuat bom. Ketika kembali ke Indonesia, UU Teroris Indonesia tidak bisa menghukum tindakan tersebut.
Pelaku utama di tiga gereja Kota Surabaya adalah sang kepala keluarga Dita Supriyanto. Bahkan, boleh dibilang jabatan Dita di jaringan radikal itu tak sembarangan.
Dia adalah Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya. Hal ini diungkap oleh Kapolri Tito Karnavian.
Pimpinan JAD dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) di Indonesia adalah Aman Abdurahman yang saat ini ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat.
Peledakan gereja di Surabaya diduga dipimpin oleh Dita Supriyanto, Ketua JAD Surabaya, yang meledakkan bom di Gereja Pusat Pantekosta Surabaya di Jalan Arjuno, kata Tito.
Usai rangkaian teror yang terjadi, Persija Jakarta akan menjalani pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno pada hari Selasa (15/5) menghadap Home United. Pada laga tersebut tentu saja diharapkan tidak terjadi hal-hal buruk yang tidak diinginkan.
Sumber: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 15 Maret 2025
Bola Indonesia 15 Maret 2026, 07:32
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Dewa United 15 Maret 2026
Bola Indonesia 14 Maret 2026, 19:41
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 20:03
-
Live Streaming Aston Villa vs LOSC - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 20:02
-
Dicoret dari Timnas Brasil, Neymar Kirim Pesan Menyentuh untuk Ancelotti
Piala Dunia 19 Maret 2026, 18:08
-
Live Streaming Lyon vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28















