Fans Tak Rela Anak Yao Ming Jadi Warga AS

Editor Bolanet | 1 Maret 2010 19:30
Fans Tak Rela Anak Yao Ming Jadi Warga AS
Yao Ming (c)daylife
- Dimata para penggemarnya, apa yang dilakukan bintang basket NBA asal China, Yao Ming, di lapangan memang tidak ada yang salah. Tapi yang membuat mereka tidak rela adalah jika anak Yao Ming yang akan lahir tidak lama lagi, menjadi warga negara AS.

dan istrinya sudah kembali ke AS, di mana ia bergabung dengan klub Houston Rockets. Saat ini, istri sedang hamil dan kemungkinan akan melahirkan antara Mei dan Juli mendatang.

Jika anak mereka lahir di AS, maka secara otomatis bayi tersebut akan menjadi warga negara AS, suatu hal yang dicemaskan oleh para penggemar basket di China. Bukan tidak mungkin jika anak tersebut malah akan bermain untuk AS, bukan untuk China jika anak tersebut mengikuti jejak ayahnya sebagai pemain basket.

"Ini tidak hanya akan menjadi kehilangan besar bagi bola basket China, tapi jika menuruti perasaan, ini akan sangat sulit bagi penggemar untuk menerima kondisi tersebut," demikian menurut Chongqing Business Daily yang mengutip komentar seorang penggemar Yao Ming.

Tapi ternyata tidak semua penggemar berpandangan sama, karena sebagian juga mendukung kemungkinan keluarga bintang basket tersebut menjadi warga AS.

"Adalah hal bodoh jika tidak ingin menjadi warga AS. China hanya menjadi sorga bagi pejabat, tapi neraka bagi rakyat biasa," demikian menurut penggemar bernama seperti yang dikutip situs populer sina.com.

Seorang pengguna internet lain dari Shanghai bernama berujar: "Kita tidak punya hak mencampuri masalah masa depan anak . Jika bayi itu nanti lahir, dialah yang akan menentukan kewarganegaraan atau pekerjaannya."

dan istrinya berada di China selama beberapa bulan untuk memulihkan cedera kaki yang membuatnya harus absen sepanjang musim kompetisi tahun ini. Selama berada di Shanghai, ia membantu manajemen klub Shanghai Sharks dan kemudian membeli bekas klubnya tersebut.

Zhang Mingji, agen mengatakan bahwa tempat kelahiran sang bayi adalah urusan keluarga dan tidak perlu diperdebatkan. (ant/row)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE