Fergie Disebut Sebagai Pembawa Sial Oleh Putranya
Editor Bolanet | 26 April 2013 19:09
- Bagi sebagian fans sepakbola, Sir Alex Ferguson merupakan pelatih fenomenal. Ia telah memenangkan 13 gelar Premier League bersama Manchester United. Secara keseluruhan, Fergie sudah memenangkan 36 trofi besar bersama Setan Merah.
Bagi Darren Ferguson, ceritanya sedikit berbeda. Darren adalah putra Fergie yang kini menjadi pelatih di tim divisi Championship Peterborough United. Peterborough saat ini tengah menghadapi ancaman degradasi. Mereka akan menjamu sesama tim papan bawah Sheffield Wednesday pada Sabtu ini.
Darren menegaskan bahwa ia sudah melarang ayahnya untuk datang menyaksikan pertandingan timnya. Pasalnya, Darren merasa timnya selalu sial jika sang ayah tengah menonton.
Ayah itu seperti menjadi pembawa sial bagi saya. Kami sudah bicara dan dia sebenarnya ingin datang memberi dukungan, tapi saya melarangnya. Ibu saya juga tak akan datang karena dia sangat gampang emosional ketika menyaksikan pertandingan, jelas Darren.
Meski demikian, hubungan keluarga pelatih ini sangat harmonis. Darren mengaku terus menjalin kontak dengan orangtuanya, termasuk ketika sang ayah memastikan gelar juara Premier League musim ini dengan mengalahkan Aston Villa.
Kami bertemu setelah United mengalahkan Villa. Saya sangat bahagia karena musim lalu ayah menderita kekalahan menyakitkan. United bisa juara musim ini karena mereka punya motivasi besar. Selain itu, gelar ini sangat istimewa; 13 bagi ayah dan 20 bagi United. Akan sangat sulit bagi siapa pun untuk bisa menyamainya, jelas Darren yang juga pernah menjadi pemain United itu. (tdm/hsw)
Bagi Darren Ferguson, ceritanya sedikit berbeda. Darren adalah putra Fergie yang kini menjadi pelatih di tim divisi Championship Peterborough United. Peterborough saat ini tengah menghadapi ancaman degradasi. Mereka akan menjamu sesama tim papan bawah Sheffield Wednesday pada Sabtu ini.
Darren menegaskan bahwa ia sudah melarang ayahnya untuk datang menyaksikan pertandingan timnya. Pasalnya, Darren merasa timnya selalu sial jika sang ayah tengah menonton.
Ayah itu seperti menjadi pembawa sial bagi saya. Kami sudah bicara dan dia sebenarnya ingin datang memberi dukungan, tapi saya melarangnya. Ibu saya juga tak akan datang karena dia sangat gampang emosional ketika menyaksikan pertandingan, jelas Darren.
Meski demikian, hubungan keluarga pelatih ini sangat harmonis. Darren mengaku terus menjalin kontak dengan orangtuanya, termasuk ketika sang ayah memastikan gelar juara Premier League musim ini dengan mengalahkan Aston Villa.
Kami bertemu setelah United mengalahkan Villa. Saya sangat bahagia karena musim lalu ayah menderita kekalahan menyakitkan. United bisa juara musim ini karena mereka punya motivasi besar. Selain itu, gelar ini sangat istimewa; 13 bagi ayah dan 20 bagi United. Akan sangat sulit bagi siapa pun untuk bisa menyamainya, jelas Darren yang juga pernah menjadi pemain United itu. (tdm/hsw)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















