Hamka Hamzah dan Valentino Simanjuntak, Guru dan Saingan Hanif & Rendy sebagai Youtuber
Serafin Unus Pasi | 2 Juni 2020 18:31
Bola.net - Hanif Sjahbandi dan Rendy Juliansyah mencoba mengambil hikmah positif dari pandemi virus corona. Saat kompetisi berhenti dan kegiatan sepak bola disetop, keduanya beralih menjadi Youtuber.
Hanif dan Rendy berkolaborasi dalam channel yang bernama Hanif dan Rendy Show. Isi channel tersebut dominan membahas si kulit bundar dengan narasumber insan sepak bola Indonesia.
Hanif dan Rendy mengikuti jejak pesepakbola lainnya yang menyambi sebagai Youtuber yaitu Hamka Hamzah dan Ferdinand Sinaga. Selain itu, komentator sepak bola kondang, Valentino Simanjuntak telah lebih dulu terjun ke YouTube dengan konten talk show bersama pelakon sepak bola Indonesia.
Hanif mengatakan, bahwa ia dan Rendy banyak belajar dari Hamka dan Valentino ketika menyambi menjadi Youtubers. Untuk memacu keduanya, Hanif dan Rendy menganggap Hamka dan Valentino sebagai pesaing.
"Saya pun banyak belajar dari mereka, apalagi yang senior-senior seperti Hamka dan Bung Valentino. Kami banyak belajar dari mereka," ujar Hanif kepada Bola.net, Selasa (2/6/2020).
"Cuma di luar itu persaingan wajar di dunia seperti ini. Tapi saya mengambil sisi positifnya saja. Apapun itu persaingan dengan cara yang sehat. Terus saya dan Rendy juga sama-sama mencari pengalaman. Untung-untung dapat penghasilan juga. Cuma di sisi lain kami tetap menjaga silaturahmi dengan sesama Youtuber," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Keunggulan Hanif dan Rendy Show
Channel Hanif dan Rendy Show baru terbentuk sekitar sebulan yang lalu. Namun, subscriber channel tersebut telah mencapai 11.400.
Baru juga beredar, Hanif dan Rendy sudah berhasil menggebrak. Keduanya mampu membujuk Febri Hariyadi dan Bambang Pamungkas, dua sosok yang dikenal susah diwawancarai oleh media.
"Keunggulan channel kami mungkin kontennya lebih edukasi. Lebih anak muda. Jadi rata-rata mereka yang membuat channel YouTube itu yang sudah berumur. Jadi kalau kami mencoba masuk ke ranah anak-anak muda. Lebih inspiratif juga. Banyak hal lain, seperti menghibur," imbuh Hanif.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
Bolatainment 29 Mei 2026, 16:53
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
LATEST UPDATE
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






