Hope Solo Gagal Lewati Tes Urin
Editor Bolanet | 10 Juli 2012 14:00
Tanggal 15 Juni lalu, sehari sebelum laga persahabatan antara timnas wanita AS melawan Swedia, sampel tes urin Hope Solo menunjukkan tanda positif penggunaan Canrenone.
Canrenone adalah obat untuk melancarkan air seni, dan seringkali dipakai untuk melancarkan pencernaan, sehingga obat ini dilarang oleh USADA (Badan Anti Doping Amerika Serikat).
Solo sendiri memberikan pernyataan kepada federasi sepakbola AS dan USADA bahwa Canrenone tercantum dalam resep obat yang ia gunakan untuk tujuan yang legal, demi lancarnya pra-menstruasi.
Dan sepertinya kedua badan tersebut bisa menerima alasan kiper wanita terbaik ini. Ia hanya memperoleh sebuah peringatan sehingga tidak mempengaruhi persiapan timnas wanita AS untuk Olimpiade.
Beruntung sekali. Akan menjadi kekecewaan yang mendalam bagi kita bila tidak melihat aksi-aksi brilian Hope Solo menyelamatkan gawangnya dari gempuran lawan. (ble/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Donald Trump Ancam Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 Jika Kondisi Tak Aman
Piala Dunia 15 Oktober 2025, 14:18
-
Hasil Amerika Serikat vs Australia: Comeback Sempurna, Haji Wright Jadi Bintang!
Piala Dunia 15 Oktober 2025, 10:20
-
Donald Trump Bersikap: Tolak Timnas Israel Disanksi FIFA untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 25 September 2025, 20:12
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Bologna: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 19 April 2026, 22:01
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Seri Belanda di Assen
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Man City vs Arsenal
Liga Inggris 19 April 2026, 21:11
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 19 April 2026, 19:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00












