Kasus Rasisme 2011, Evra Tak Mau Luis Suarez Dilarang Main Tapi Dikirim ke Afrika
Dimas Ardi Prasetya | 22 Oktober 2019 19:41
Bola.net - Eks bek Manchester United Patrice Evra mengaku ia lebih ingin melihat Luis Suarez dikirim ke Afrika ketimbang menjalani hukuman larangan bertanding saat tersangkut kasus rasisme tahun 2011 silam.
Liverpool bersua dengan United pada Oktober 2011 silam. Pertandingan itu berakhir dengan imbang 1-1.
Namun laga itu diwarnai kasus rasisme. Pelakunya adalah Suarez dan korbannya adalah Evra. Suarez dituding mengucap kata tertentu pada sang lawan di area sekitar kotak penalti di depan tribune Kop.
Laporan FA akhirnya menyatakan bahwa Evra bertanya kepada Suarez mengapa ia menendangnya dengan keras setelah melakukan tekel. Suarez menjawab: "Karena kamu berkulit hitam."
Evra meminta Suarez mengulangi jawabannya, mengatakan bahwa ia akan "memukulnya." Suarez berkata: "Saya tidak berbicara dengan orang kulit hitam," dan dikatakan telah menggunakan kata "negro" tujuh kali dalam percekcokannya itu.
Edukasi
Suarez membantah tuduhan dari Evra itu. Kasus itu kemudian disidangkan selama enam hari.
Setelah itu ia dikenai larangan bermain sebanyak delapan pertandingan. Selain itu ia didenda 40.000 pounds oleh Asosiasi Sepakbola Inggris pada 20 Desember.
Dalam wawancara di acara Monday Night Football, eks bek Liverpool Jamie Carragher sempat melakoni sesi tanya jawab dengan Evra. Ia kemudian bertanya pada Evra apakah Suarez harusnya dilarang main saat itu.
"Patrice, tentang insiden Luis Suarez, apakah Anda benar-benar merasa bahwa ia seharusnya tidak dilarang main, bahwa itu seharusnya lebih tentang pendidikan? Anda tidak ingin melihat larangan itu, Anda akan ingin melihat hukuman yang berbeda di entah bagaimana?"
Dikirim ke Afrika

Evra pun menjawab bahwa Suarez baiknya memang tidak diberi hukuman larangan bermain. Sebab hukuman itu dinilai kurang mendidik.
"Tepat sekali. Saya ingat ketika itu terjadi, kejadian ini, saya tidak pernah pergi ke pengadilan dan mengatakan 'Luis Suarez adalah seorang rasis' karena ia menggunakan beberapa kata rasis," jawabnya.
"Bahkan itu sulit, karena saya mengatakan kepada pengadilan: 'Saya tidak ingin Anda melarang Luis Suarez, tetapi saya hanya tidak ingin Anda mengatakan itu karena saya tidak bereaksi [itu bukan apa-apa]'. Bayangkan jika saya meninju dirinya, di semua TV dan semua anak akan melihat saya memukul Luis Suarez, dan saya akan tampak seperti penjahat," tuturnya.
"Bahkan jika Anda mendenda seseorang, ia tidak akan peduli. Ini tentang edukasi. Kirim ia ke Afrika, membantu anak-anak ... Kita semua sama ... Saya hanya manusia," cetus Evra.
Skuat Liverpool sendiri mendukung Luis Suarez karena yakin sang striker tidak bersalah terkait kasusnya dengan Patrice Evra itu. Maka dari itu sebelum melakoni laga lawan Wigan, para pemain kompak mengenakan kaus putih dengan nama Suarez plus nomor punggung 7.
(monday night fooball)
Baca Juga:
Gara-gara Main Basket Jelang Duel Lawan Manchester United, Liverpool Panen Sindiran
Ini Pesona Istri Luis Figo, Helene Svedin, yang Membuat Ronaldo Jatuh Hati
Protes Atas Kerusakan Lingkungan, Klub Ini Bertanding Dengan Memakai Jersey Bernoda Minyak
Berkat Sepak Bola, Wilfried Zaha Wujudkan Mimpi untuk Membantu Mereka yang Kesusahan
Sebelum Kasus Sir Alex, Ini Enam Skandal Pengaturan Skor yang Menggegerkan Dunia Sepak Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

