Kecewa Brasil Dibantai, Gadis Nepal Gantung Diri
Editor Bolanet | 11 Juli 2014 12:55
- Kekalahan telak 1-7 di tangan pada babak semifinal Piala Dunia 2014 ternyata berdampak serius dengan jatuhnya korban jiwa. GhanaSoccernet melaporkan bahwa seorang gadis asal Nepal bernama Pragya Thapa mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri setelah frustrasi melihat kekalahan Brasil.
Gadis 15 tahun yang merupakan fans berat Selecao ini merasa depresi dengan kekalahan tim favoritnya. Ia sempat menunjukkan kekecewaannya saat melakukan chatting dengan salah seorang teman, sesaat sebelum mengakhiri hidupnya.
Dia sangat ingin melihat Brasil tampil di final, namun pada akhirnya mereka justru kalah dari Jerman, ungkap Sharad Thapa, inspektur kepolisian Nepal yang bertanggung jawab atas kasus Pragya
Beberapa temannya mulai melontarkan lelucon soal kekalahan Brasil. Keesokan paginya, dia melakukan hal tak terduga dengan menggantung diri di kamarnya sendiri.
Mayat gadis ini ditemukan sang ibu pada keesokan harinya. Pragya tinggal 250 mil di timur Kathmandu bersama ibu dan neneknya, sementara sang ayah bekerja di luar negeri.
Polisi masih melakukan otopsi untuk menyelidiki apakah ada kejanggalan lain di balik kematian mengejutkan gadis yang juga merupakan atlet atletik tingkat lokal di kotanya tersebut.[initial]
(gsc/mri)
Gadis 15 tahun yang merupakan fans berat Selecao ini merasa depresi dengan kekalahan tim favoritnya. Ia sempat menunjukkan kekecewaannya saat melakukan chatting dengan salah seorang teman, sesaat sebelum mengakhiri hidupnya.
Dia sangat ingin melihat Brasil tampil di final, namun pada akhirnya mereka justru kalah dari Jerman, ungkap Sharad Thapa, inspektur kepolisian Nepal yang bertanggung jawab atas kasus Pragya
Beberapa temannya mulai melontarkan lelucon soal kekalahan Brasil. Keesokan paginya, dia melakukan hal tak terduga dengan menggantung diri di kamarnya sendiri.
Mayat gadis ini ditemukan sang ibu pada keesokan harinya. Pragya tinggal 250 mil di timur Kathmandu bersama ibu dan neneknya, sementara sang ayah bekerja di luar negeri.
Polisi masih melakukan otopsi untuk menyelidiki apakah ada kejanggalan lain di balik kematian mengejutkan gadis yang juga merupakan atlet atletik tingkat lokal di kotanya tersebut.[initial]
Baca Juga
- Bocoran Lengkap Katalog Perlengkapan Puma Arsenal 2014-15
- Simpati Neymar, CBF Kampanyekan Topeng Unik 'SomostodosNeymar'
- Kunjungi Disneyland, De Gea dan Sang Kekasih Berfoto Romantis
- Pesan Perpisahan Unik Lallana Untuk Southampton
- Kumpulan Meme Terkocak Dari Aksi Spektakuler Tim Howard
- Bentuk Dukungan Si Imut Thiago Messi Kepada Sang Ayah
- Joey Barton Ledek Doa David Luiz
- Pesan Perpisahan Mengharukan Vucinic Untuk Juve
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool dan Timnas Prancis Berduka, Ayah Ibrahima Konate Meninggal Dunia
Bolatainment 23 Januari 2026, 13:55
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Prediksi Wrexham vs Chelsea 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 20:14
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Madura United 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 19:50
-
Prediksi Mansfield Town vs Arsenal 7 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 19:44
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 18:51
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSM 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 17:41

















