Kesulitan Rayu Eddie Nketiah Perkuat Timnas Mereka, Ghana Salahkan Ilmu Hitam
Ari Prayoga | 17 September 2020 16:12
Bola.net - Harapan Timnas Ghana untuk bisa diperkuat pemain keturunan negara mereka yang lahir di luar negeri menemui hambatan karena adanya stigma soal ilmu hitam.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota Exco federasi sepak bola Ghana, George Amoakoh. Menurutnya, ada beberapa stigma jelek soal sepak bola Ghana yang membuat para diaspora enggan memperkuat negara nenek moyang mereka.
Pelatih Timnas Ghana, CK Akonnor memang tenagh berusaha merayu sejumlah pemain diaspora untuk masuk ke tim asuhannya, salah satunya adalah striker muda Arsenal, Eddie Nketiah.
“Ada banyak persepsi tentang bagaimana pemain Ghana memainkan sepakbola,” kata Amoakoh kepada Nhyira FM.
“Ada kecenderungan destruktif dalam permainan sepakbola mereka, karena mereka dengan sengaja ingin melukai Anda dan mengakhiri karier Anda," imbuhnya.
Simak pernyataan Amoakoh selengkapnya di bawah ini.
Keluhan Amoakoh
Salah satu yang menjadi keluhan Amoakoh adalah stigma yang menyebut bahwa pesepakbola Ghana kerap menggunakan ilmu hitam atau yang dikenal dengan sebutan 'juju'.
“Kemudian muncul spekulasi tak berujung yang biasa, terutama tentang pemain Ghana yang menggunakan 'juju' untuk bermain sepakbola," tutur Amoakoh.
“Bahkan [pemain di diaspora] yang dibesarkan di sini dan pergi ke Eropa untuk bermain di sana, kebanyakan dari mereka, karena 'juju', tidak ingin bermain untuk Ghana. Ini adalah masalah yang sangat besar yang kami coba uraikan dan perbaiki." tandasnya.
Kesulitan Ghana
Selain Nketiah, nama lain yang tengah dirayu untuk memperkuat Timnas Ghana adalah pemain Brighton, Tariq Lamptey. Sama seperti Nketiah, Lamptey juga lahir di Inggris dari orang tua asal Ghana.
“Faktanya, ketika saya menonton [Lamptey] di TV, hal pertama yang saya lakukan adalah memanggil beberapa orang dan jelas dia akan menjadi pemain yang bagus untuk tim nasional kita, the Black Stars,” ungkap Amoakoh.
“Tidak akan mudah [untuk membuatnya pindah tim nasional]. Departemen tim nasional melakukan upaya serius untuk membuat orang tua dan putranya setuju bermain untuk Ghana. Namun, itu tidak akan mudah. Saya tidak ingin terdengar seperti tidak mungkin, tetapi itu tidak akan mudah," lanjutnya.
“Sebagian besar pemain [Ghana] lahir di Eropa, jika Anda ingin membujuk mereka untuk datang dan bermain untuk Ghana, itu sangat sulit. Mereka kebanyakan bercita-cita bermain untuk negara kelahiran atau negara tuan rumah. Bahkan orang tua mereka tidak memilih anak-anak mereka bermain untuk Ghana." tukasnya.
Sumber: Nhyira FM
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












