Kisah Eric Abidal Melawan Penyakit Kankernya
Editor Bolanet | 16 April 2013 15:45
- Bek veteran Barcelona FC, Eric Abidal mengaku tak pernah berpikir tentang kematian, ketika ia tengah berjuang mati-matian melawan penyakit kanker yang di alaminya.
Pemain asal itu baru saja kembali dari istirahat panjang, dan mulai membela Blaugrana di lapangan hijau. Namun, selama pengoperasian, Abidal mengatakan bahwa ia tak takut menghadapi kematian.
Saya tak pernah berpikir tentang kematian, karena saya tahu bahwa Tuhan yang menentukan segalanya,
Saya telah merasakan bermacam penderitaan. Saya bahkan ingat ketika di hari Minggu, rasa sakit begitu menusuk. Hingga saya berkata pada dokter untuk membuat saya tidak sadar, kalau perlu dalam kondisi koma, ujar Abidal seperti dilansir TF1.
Pertama kali, Abidal di diagnosis kanker pada 2011 silam dan melewatkan sepakbola untuk jangka waktu satu tahun, setelah menjalani transplantasi liver pada April 2012.
Kami pernah membicarakan tentang transplantasi, tapi faktanya, saya harus melakukan empat sampai lima operasi dalam waktu singkat. Hal ini membuat berat badan saya menurun,
Setelah operasi keempat, dokter berkata padaku bahwa saya memiliki banyak kandungan fluida di dalam perut, dan ia bertanya bagaimana cara saya menahan rasa sakitnya, pungkasnya.[initial]
Editorial - 10 Pemain Terbaik Barcelona Sepanjang Sejarah
Editorial - 10 Pesepakbola Pria Berlabel Playboy (tf1/rdt)
Pemain asal itu baru saja kembali dari istirahat panjang, dan mulai membela Blaugrana di lapangan hijau. Namun, selama pengoperasian, Abidal mengatakan bahwa ia tak takut menghadapi kematian.
Saya tak pernah berpikir tentang kematian, karena saya tahu bahwa Tuhan yang menentukan segalanya,
Saya telah merasakan bermacam penderitaan. Saya bahkan ingat ketika di hari Minggu, rasa sakit begitu menusuk. Hingga saya berkata pada dokter untuk membuat saya tidak sadar, kalau perlu dalam kondisi koma, ujar Abidal seperti dilansir TF1.
Pertama kali, Abidal di diagnosis kanker pada 2011 silam dan melewatkan sepakbola untuk jangka waktu satu tahun, setelah menjalani transplantasi liver pada April 2012.
Kami pernah membicarakan tentang transplantasi, tapi faktanya, saya harus melakukan empat sampai lima operasi dalam waktu singkat. Hal ini membuat berat badan saya menurun,
Setelah operasi keempat, dokter berkata padaku bahwa saya memiliki banyak kandungan fluida di dalam perut, dan ia bertanya bagaimana cara saya menahan rasa sakitnya, pungkasnya.[initial]
Editorial - 10 Pemain Terbaik Barcelona Sepanjang Sejarah
Editorial - 10 Pesepakbola Pria Berlabel Playboy (tf1/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




