Kisah Inspiratif, Bek Lazio Ini Mengaku Telah Diselamatkan oleh Kanker
Yaumil Azis | 27 Oktober 2019 19:57
Bola.net - Bek Lazio, Francesco Acerbi, berterima kasih kepada penyakit kanker yang pernah dideritanya beberapa waktu lalu. Jika bukan karena itu, ia mungkin masih terjebak dalam jalan yang salah.
Kisahnya dengan kanker dimulai pada musim panas tahun 2013 lalu, di mana ia divonis mengalami tumor di bagian testisnya. Dengan segera, ia langsung menjalani proses operasi untuk menghilangkan tumornya itu.
Proses operasi sukses, dan Acerbi bisa berlatih bersama rekan-rekan setimnya yang baru di Sassuolo. Ia tampil sebanyak 13 kali di ajang Serie A sampai masalah utamanya muncul pada bulan Desember 2013. Saat itu, diketahui bahwa tumornya muncul di tempat yang sama.
Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Acerbi ternyata mengalami kanker testis dan harus menjalani proses kemoterapi. Pada bulan Maret, Acerbi dinyatakan telah sembuh dan siap merumput kembali.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kanker Menyelamatkan Acerbi
Acerbi masih mengingat jelas masa-masa itu. Namun jika berkata bahwa kanker merupakan titik terendahnya, anggapan itu sudah pasti salah. Malah sebaliknya, kanker membuatnya menjadi orang yang berbeda.
Kematian sang ayah membuatnya sangat terpuruk. Saat itu, ia coba melampiaskan kegelisahannya ke minuman keras sampai melewati batas wajar. Acerbi nyaris terpuruk andai kanker tidak menghampiri dirinya pada waktu itu.
"Setelah ayah saya meninggal, saat saya bermain untuk Milan, hidup saya mencapai titik terendah. Saya seperti lupa cara bermain, atau mengapa saya bermain," ujar Acerbi kepada La Reppublica.
"Saya mulai minum minuman keras dan, percayalah, saya meminum semuanya. Itu mungkin terlihat seperti paradoks yang buruk, namun kanker menyelamatkan saya. Saya jadi punya sesuatu yang baru untuk dihadapi, batasan yang harus dilampaui," lanjutnya.
"Rasanya saya seperti memulai hidup kembali dan melihat dunia dengan cara yang benar-benar pernah saya lupakan,".
Hidup Acerbi Jadi Positif
Kanker telah membuat Acerbi menjadi lebih baik sebagai seorang manusia. Semenjak saat itu, ia bisa berpikir lebih jernih dan bisa mengatur kehidupannya dengan baik.
"Saya menghilangkan sesuatu yang berlebihan, yang negatif, dan juga ilusi. Saya mulai berhenti bermimpi besar dan mulai berfokus kepada tujuan yang sederhana," tambahnya.
Jika nasib buruk, kanker bisa saja kembali menghampiri dirinya. Tetapi Acerbi tak lagi merasakan takut dan sudah siap menghadapi apapun yang muncul di hadapannya.
"Saya sudah berhenti takut sejak enam tahun yang lalu. Saya berpikir, apa yang akan anda lakukan bila itu kembali? Saya akan menghadapinya, jawab saya. Saya melihat sesuatu di depan mata dengan lebih jelas dan saya tahu itu semua bisa berubah pada esok harinya," tandasnya.
Kini, Acerbi menjelma menjadi salah satu bek yang patut diperhitungkan di Serie A. Ia menjadi tumpuan utama Lazio di sektor pertahanan dan belakangan mulai sering dipanggil untuk memperkuat Timnas Italia di level internasional.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Arnold Schwarzenegger Memprediksi Liverpool Akan Kalahkan Tottenham
- Sisi Lain David Beckham, Gemar Blusukan Berburu Kuliner dan Doyan Pedas
- Delapan WAGs Geulis dan Memesona di Sepak Bola Indonesia
- Menjijikan! Ketika Skuat Barcelona 'Nyampah' di Markas Slavia Praha
- Meski Sudah Berdamai, Proses Hukum Kasus Hisyam Tolle Terus Berjalan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan vs Lecce: Rating Pemain Rossoneri dari Kemenangan Tipis di San Siro
Liga Italia 19 Januari 2026, 07:09
-
Man of the Match Milan vs Lecce: Niclas Fullkrug
Liga Italia 19 Januari 2026, 06:38
-
Hasil Milan vs Lecce: Gol Perdana Fullkrug Antar Rossoneri Raih 3 Poin
Liga Italia 19 Januari 2026, 05:50
-
Liga Italia 19 Januari 2026, 04:00

-
Hasil Torino vs Roma: Dybala Bersinar, Debut Malen Berujung Kemenangan
Liga Italia 19 Januari 2026, 02:27
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26




